9 Mafia Pajak yang Bikin Heboh RI: Totok, Denok, hingga Angin, Gayus Paling Panyak Dosanya

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Praktik mafia pajak seolah belum juga hilang, bahkan praktik korupsi kerap melibatkan para oknum pegawai pajak di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.

Saat institusi ini gencar meningkatkan pendapatan pajak dan menyosialisasikan pentingnya peranan uang pajak dalam pembangunan, para oknum ini justru mencorengnya.

Kerugian negara yang timbul juga cukup besar.

Banyak pejabat di lingkungan DJP yang kena operasi tangkap tangan (OTT) lantaran dugaan kasus suap dan korupsi.

Menjadi ironi, mereka masih menerima suap meskipun sudah menerima gaji yang tinggi.

PNS di Ditjen Pajak atau pegawai pajak diketahui menerima tunjangan tertinggi dibandingkan instansi pemerintah lainnya di seluruh Indonesia.

# Baca Juga :Perluas Cakupan Pemakaian Rekam Data Pembayaran Pajak Online, Bapenda Tanahlaut Lakukan Ini

# Baca Juga :Yani Helmi : Penerimaan Pajak Air Permukaan Rendah Akibat Akses Masuk ke Perusahaan di Tanbu Sulit

# Baca Juga :VIRAL Ketahuan Mobil Mewahnya Nunggak Pajak, Rachel Vennya Langsung Lakukan Hal Ini

# Baca Juga :PROFIL Haji Isam, Berawal dari Tukang Ojek Paling Kaya di Kalimantan dan Kontroversinya Soal Pajak

9 daftar oknum mafia pajak Indonesia

Berikut beberapa kasus yang dilakukan PNS Ditjen Pajak:

1. Denok Tapiviera

Nama Denok Tapiviera sempat menghebohkan publik pada tahun 2013 karena dugaan kepemilikan rekening gendut.

Dia diciduk Bareskrim Polri di rumah mewahnya di Jalan Rawamangun III Nomor 15, Kompleks PJKAI, Rawamangun, Jakarta Timur.

Penangkapan tersebut terkait kasus korupsi yang merugikan keuangan negara puluhan miliar rupiah.

Kasus tersebut di bermula dari kasus suap untuk memuluskan restitusi pajak sebesar Rp 21 miliar.

Karena terlibat pula dalam kasus pencucian uang, rumah dan mobil milik PNS pajak Denok Tapiviera pun ikut disita, salah satunya sebuah villa di Cipanas.