Sebab, asparagus tidak hanya dikaitkan dengan pencegahan jenis kanker tertentu, tetapi juga merupakan salah satu sumber makanan prebiotik terbaik yang memfasilitasi pertumbuhan bakteri menguntungkan di usus.
“Pria perlu berhati-hati untuk mengonsumsi berbagai makanan kaya prebiotik untuk memperlambat proses penuaan.”
Demikian diungkapkan ahli kesehatan usus dan pendiri Uplift Food, Kara Landau.
“Ketika bakteri usus kita terpelihara dengan baik, mikrobioma lebih akan beragam yang pada gilirannya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi peradangan, dan mendukung suasana hati kita,” ujar dia.
Efek gabungan dari usus yang sehat ini juga bisa membantu menunda timbulnya penyakit fisik di masa depan, serta mencegah depresi akibat perubahan gaya hidup yang biasa dialami pada kelompok lansia seperti krisis usia, pensiun, dan rasa kesepian.
Selain itu, asparagus juga diketahui mengandung inulin, sejenis serat prebiotik yang meningkatkan pencernaan yang sehat dan memberi makan bakteri baik di usus.
3. Ikan
Ahli nutrisi Janet Coleman mengatakan, ikan adalah sumber protein yang ideal untuk mencegah penuaan dini karena beberapa alasan.
“Dalam sebuah penelitian, orang berusia di atas 50 tahun yang mengonsumsi ikan setidaknya sekali seminggu memiliki risiko penyakit jantung 16 persen lebih rendah, dan risiko kematian 25 persen lebih rendah dari semua penyebab,” kata dia.
“Para peneliti percaya ini karena ikan mengandung asam lemak omega-3 yang telah terbukti mengurangi peradangan dan tekanan darah,” lanjut dia.
Menurut Coleman, tubuh menghasilkan semakin sedikit asam lemak esensial ini seiring bertambahnya usia.
Itulah sebabnya mengapa sangat penting untuk memprioritaskan makanan yang tinggi omega-3 setelah usia 50 tahun.
Mengenai ikan mana yang harus dimakan, dia merekomendasikan salmon, makarel, cod, herring, dan tuna kalengan sebagai ikan dengan asam lemak omega-3 yang paling banyak.
4. Bayam








