KALIMANTANLIVE.COM – Covid-19 varian baru berkembang di Afrika Selatan (Afsel) hal itu membuat, Amerika Serikat (AS), Brasil, Kanada dan Arab Saudi membatasi perjalanan dari Afsel.
AS, Brasil, Kanada dan Arab Saudi menjadi negara terbaru yang melakukan pembatasan ke Afsel.
Pembatasan itu dilakukan seiring dengan perkembangan Covid-19 varian baru yang bernama Omicron.
Sebagaiman dilansir AFP, Sabtu (27/11), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan varian Omicron lebih mudah menular dibandingkan dengan varian delta. Kasus ini berawal di Afrika Selatan dan sudah berkembang hingga Eropa dan Hong Kong.
Wisatawan yang cemas dari Johannesburg bergegas ke bandara untuk mengejar penerbangan terakhir setelah negara-negara mulai menutup pintu dari Afrika Selatan.
Varian baru Covid-19 ini akan mempengaruhi proses pemulihan ekonomi di global. Pasar di seluruh dunia jatuh di tengah kekhawatiran terhadap Omicron.
Presiden AS Joe Biden mengatakan seluruh negara harus menyumbangkan lebih banyak vaksin Covid-19 dan melepas perlindungan kekayaan intelektual. Hal ini agar bisa memproduksi lebih banyak vaksin di seluruh dunia dan membendung penyebaran Covid-19.
# Baca Juga :Varian Baru Covid-19 Menyebar di Afrika Selatan, Kemanjuran Vaksin Disebut Kurang Efektif
# Baca Juga :Lisa BLACKPINK Positif COVID-19, Tiga Anggota Lainnya Negatif
# Baca Juga :Dua WNI Terjebak di Universitas Zhejiang yang Mendadak Lockdown karena Seorang Dosen Terdeteksi Positif Covid-19
# Baca Juga :WHO Berikan Lisensi Gratis untuk Negara Miskin yang Sulit Lakukan Tes Antibodi Covid-19
“Berita tentang varian baru ini seharusnya membuat lebih jelas dari sebelumnya mengapa pandemi ini tidak akan berakhir sampai kita memiliki vaksinasi global,” ucap Biden.
Sejumlah ilmuwan sedang berlomba untuk melihat dampak yang timbul dari Omicron. Pasalnya, varian baru itu diproyeksi bermutasi lebih banyak dari Delta.
WHO mengatakan butuh beberapa minggu untuk memahami omicron dan memperingatkan dunia agar tak memaksakan pembatasan perjalanan, sedangkan bukti ilmiah terkait omicron masih minim.
Sementara, pejabat Uni Eropa mengadakan pertemuan darurat dan setuju untuk mendesak 27 negara di blok tersebut membatasi perjalanan dari Afrika Selatan.
Kementerian Kesehatan Afrika Selatan menyebut desakan global untuk memberlakukan larangan perjalanan sebagai tindakan yang kejam.
editor : NMD
sumber : CNNIndonesia.com










