BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Perbaikan kebocoran pipa berdiameter 630 mm milik PDAM Bandarmasih di Jalan A Yani Km 2 Banjarmasin akhirnya selesai, Jumat (26/11/2021) malam.
Seperti diberitakan kebocoran pipa terjadi sejak Kamis (25/11/2021) sekitar pukul 20.30 Wita, bahkan air yang keluar sampai menggenangi jalan raya.
Pihak PDAM Bandarmasih pun menerjunkan tim untuk melakukan penanganan, dan setelah kurang lebih 24 jam berjibaku akhirnya perbaikan selesai dilakukan.
Perbaikan memakan waktu cukup lama karena petugas menghadapi cbanyak kendala, mulai dari cuaca, hingga sulitnya proses penggalian.
# Baca Juga :PDAM Bandarmasih Setop Distribusi Air Bersih, Ini Wilayah Terdampak di Kota Banjarmasin
# Baca Juga :Gara-gara Pipa SPAM Pecah, PDAM Intan Banjar Jadi Sorotan, Warga Banjarbaru: Seminggu Air Macet
# Baca Juga :Buruan Stok Air Bersih, PDAM Bandarmasih Stop Total Distribusi Air ke Banjarmasin Selatan & Timur Besok
# Baca Juga :Sudah Divaksin Penuh, Para Pendatang dari 8 Negara Besar ini Bebas Karantina di Singapura
“Alhamdulillah sekitar pukul 24.00 Wita tadi malam selesai dilakukan pemasangan pipa baru untuk menggantikan pipa yang bocor,” ujar Supervisor Humas PDAM Bandarmasih, Nur Wakhid kepada banjarmasinpost.co.id, Sabtu (27/11/2021) pagi.
Sehubungan sudah selesainya perbaikan pipa, Wakhid menerangkan distribusi air ke pelanggan khususnya di kawasan Banjarmasin Barat dan sebagian Banjarmasin Tengah sudah bergulir.
“Setelah selesai pemasangan pipa, langsung kita nyalakan pompa dua sampai tiga pompa dan sebagian sudah mulai mengalir sejak tadi malam juga,” katanya.
Meskipun demikian, Wakhid tak menampik distribusi air ke pelanggan tidak bisa langsung normal, khususnya yang berada di daerah ujung.
“Mungkin normalnya sampai ke pelanggan paling ujung, Insya Allah malam ini. Dan siang ini sampai malam tim Transmisi dan Distribusi (TRD) akan membuka valve untuk membuang udara yang terjebak di dalam pipa,” jelasnya.
Wakhid menambahkan karena baru selesai pengerjaan perbaikan, maka tak menutup kemungkinan akan berpengaruh terhadap kualitas air yang sampai ke rumah pelanggan.










