Pria Malaysia Diduga Memperkosa Kambing hingga Mati, Terancam Hukuman Cambuk dan Penjara 20 Tahun

KUALA LUMPUR, KALIMANTANLIVE.COM – Diduga memperkosa kambing tetangga hingga mati, seorang pria asal Malaysia menghadapi ancaman hukuman cambuk dan penjara 20 tahun.

Shaari Hasan ditangkap, setelah pemilik kambing betina melapor ke polisi.

Pemilik kambing mengatakan ia mendengar hewan piaraan betinanya mengeluarkan suara-suara abnormal di belakang rumahnya di Rawang, sekitar 18 mil barat laut ibukota Kuala Lumpur, menurut laporan Free Malaysia Today.

Jika terbukti bersalah, dia akan menghadapi hukuman 20 tahun penjara, serta denda dan cambuk, menurut outlet tersebut.

Malay Mail melaporkan, Hasan muncul di pengadilan Kuala Kubu Bharu pada Kamis (25/11/2021), mengenakan kemeja bunga berwarna-warni.

Pria berusia 60 tahun itu menyangkal tuduhan melakukan hubungan badan dengan binatang pada Juli lalu.

# Baca Juga :Istana Macron Digoyang Kasus Memalukan, Seorang Tentara Wanita Mengaku Diperkosa Koleganya

# Baca Juga :Diperkosa di Jalan Sepi, Relawan PON Papua Melawan dan Pukul Bagian Vital Pelaku dengan Batu

# Baca Juga :UPDATE Kasus Ayah Perkosa 3 Anaknya di Luwu Timur, Diabaikan Polisi hingga Presiden Jokowi Angkat Bicara

# Baca Juga :BEREDAR Video Mengerikan dari Penjara Rusiar, Narapidana Disiksa dan Diperkosa, Terdengar Teriakan Kesakitan

Dia juga membantah mengenakan kaos hijau dan celana cokelat yang diduga disita darinya selama penangkapannya.

Seorang jaksa berargumen Hasan, yang adalah seorang duda, harus ditahan tanpa jaminan. Sementara pengacara pria itu meminta agar dia dibebaskan menjelang persidangannya.

Seorang hakim akhirnya setuju dengan pihak berwenang, menolak jaminan atas Hasan sebelum persidangan berikutnya pada akhir Desember.

Polisi menemukan kambing mati di Rawang setelah pemiliknya, salah satu tetangga Hasan, melihat seorang pria yang dia kenal setengah telanjang di sebelah hewan itu di kandang kambing.

Pemilik hewan itu kemudian menelepon polisi ketika tersangka, yang kemudian diidentifikasi sebagai Hasan, melarikan diri dari tempat kejadian.

Bangkai kambing kemudian dikirim ke dokter hewan untuk nekropsi, menurut Free Malaysia Today.

editor : NMD
sumber : kompas.com