TERUNGKAP Fakta Penyebab Rumah Ambruk di Jalan Kelayan A Banjarmasin, Kecil Kemungkinan karena Alam

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Kembali lagi peristiwa rumah ambruk di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kali ini rumah ambruk terjadi di kawasan Jalan Kelayan A, Kelurahan Kelayan Luar, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Terpantau rumah berukuran sekira 8 x 10 meter itu ambruk pada bagian belakang rumah, yang posisinya berada tepat di atas bantaran Sungai Kelayan.

Dikatakan pemilik rumah, Baihaki, bahwa sebelum kejadian, ia sempat mendengar suara-suara aneh dari pondasi rumah.

“Suara pondasi rumah sempat kami dengar pagi tadi, tapi malam kemarin juga ada suara itu, tepatnya saat air sungai pasang dan sampai masuk ke dalam rumah,” katanya.

# Baca Juga :SUAMI Kejam! Telanjangi Istri Lalu Seret Puluhan Meter ke Rumah Seorang Pria, Tuduh Istri Berselingkuh

# Baca Juga :Waspada Serangan Buaya, Polairud Polda Kalteng Patroli di Sungai Mentaya, Banyak Warga yang Digigit

# Baca Juga :Seluas 984,8 Hektare Lahan Pertanian Terendam Banjir di Kalteng, Paling Banyak di Barito Selatan

# Baca Juga :REKAP dan Hasil Merah Putih di Indonesia Open 2021 – Fajar/Rian & 7 Wakil Tuan Rumah Melaju ke 16 Besar

Menurut Ketua Ikatan Nasional Tenaga Ahli Konsultan Indonesia Kalimantan Selatan (Intakindo Kalsel), Nanda Febryan Pratamajaya, Sabtu (27/11/2021), rumah ambruk di Jalan Kelayan A, besar kemungkinan disebabkan ketidaksesuaian fondasi dengan kontruksi bangunan.

Sebab menurutnya berdasarkan analisis, kejadian tersebut hanya terjadi pada satu rumah pada kawasanan padat penduduk itu saja.

Sedangkan rumah lainnya masih dalam keadaan normal. Padahal menurutnya, jenis rumah di kawasan tersebut semuanya hampir tidak ada perbedaan.

Sehingga Nanda berasumsi, sangat kecil kemungkinan apabila kejadian tersebut dampak dari luapan air sungai yang belakangan terjadi.

“Memang saya tidak langsung ke lapangan, tetapi melihat video observasi dari jarak jauh bahwa kejadian tersebut tidak terjadi pada bagian lain di daerah itu, hanya tunggal. Kalau kita bicara faktor alam, pasti yang di sekitarnya juga kena, karena alam tidak tebang pilih,” urainya.

Mengenai kejadian tersebut, Nanda memberikan imbauan kepada masyarakat agar jangan sampai mengembangkan bangunan di luar daya dukung rencana awal.