“Pilotnya hebat langsung cepat tanggap,” tulis akun malik 675.
“Oh ini yg muter” kemaren,” tulis akun NetijengBARBAR.
Lantas, seperti apa kejadian tersebut dan bagaimana kronologinya?
Penjelasan Batik Air soal kembalinya pesawat ke Soetta

Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pesawat yang kembali ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang tersebut merupakan pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6818.
Danang menceritakan kronologi dari peristiwa tersebut. Yakni, pada Kamis (25/11/2021), pesawat Batik Air ID-6818 tersebut terbang dari Soetta dengan tujuan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, Sumatera Barat (PDG).
Pesawat berangkat pada pukul 16.05 WIB dan direncanakan tiba di BIM pada pukul 17.35 WIB.
Terkait dengan kejadian pesawat putar balik, Danang menjelaskan bahwa keputusan kembali ke bandar udara asal yang dilakukan sudah dijalankan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan mengutamakan aspek keselamatan penerbangan.
“Pilot memutuskan untuk untuk melakukan pendaratan kembali ke bandar udara asal (return to base/ RTB) dikarenakan ada indikator pada kokpit yang menunjukkan pada salah satu sistem hidrolik perlu dilakukan pengecekan atau pemeriksaan,” ujarnya sebagaimana rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (27/11/2021).
Ia mengatakan, pesawat mendarat dengan selamat dengan mengedepankan faktor keselamatan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.
Setelah pesawat parkir pada tempatnya, seluruh penumpang diarahkan menuju ruang tunggu untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Dan sebelum pesawat tinggal landas, pihaknya mengeklaim telah menjalankan pengecekan pesawat sebelum keberangkatan oleh awak kokpit (pilot) dan teknisi.
“Hasil pengecekan pada pesawat bahwa dinyatakan layak terbang dan beroperasi (airworthiness for flight),” katanya lagi.







