Asteroid Raksasa Bakal Tabrak Orbit Bumi, Ukurannya Dua Kali Big Ben di London

KALIMANTANLIVE.COM – Badan penerbangan dan antariksa Amerika Serikat atau NASA memberi peringatan bahwa asteroid raksasa mendekat dan tabrak bumi.

Menurut NASA, sebuah asteroid dengan ukuran panjang 430 kaki atau 130 meter disebut melayang menuju jalur orbit bumi.

Asteroid disebut memiliki ukuran sebesar Menara Blackpool di Inggris, atau dua kali lebih besar dari monumen jam ternama Big Ben.

Dilansir dari Mirror, asteroid tersebut akan menabrak bumi dengan energi setara 77 megaton TNT.

Energi tersebut lebih kuat 1,5 kali dari Tsar Bomba, senjata nuklir terbesar yang pernah diuji.

# Baca Juga :FENOMENA Gerhana Bulan Terlama Bakal Terjadi, Begini Contoh Khutbah Shalat Gerhana, Latin dan Artinya

# Baca Juga :Gerhana Bulan Sebagian Terlama Abad Ini 19 November, Klik Link Live Streaming untuk Menonton

# Baca Juga :Boleh Bepergian Saat Libur Nataru & PPKM Lever 3, ASN Harus Penuhi Syarat Ini dan Sanksi yang Siap Mengancam

# Baca Juga :Terjadi Jumat 19 November 2021, NASA Prediksi Durasi Gerhana Bulan Terlama Abad Ini

Namun, beberapa waktu ke belakang NASA terus menyebut bahwa pihaknya tengah menyiapkan skenario melindungi bumi dengan Double Asteroid Redirection Test (DART).

DART disebut akan menggunakan apa yang disebut NASA sebagai teknik “penabrak kinetik” untuk mengirim pesawat ruang angkasa ke angkasa luar dengan tujuan untuk mencapai tabrakan dengan asteroid target.

Ujicoba pertama misi DART telah dilakukan dengan roket SpaceX Falcon 9 dan akan lepas landas dari Vandenberg Space Force Base di California.

Direktur Ilmu Planet NASA, Lori Glaze menyebut ini bakal jadi misi sekaligus percobaan pertama sebuah pesawat ruang angkasa akan mencoba menabrak asteroid untuk menunjukkan bagaimana benda luar angkasa seperti itu dapat dibelokkan jika menuju ke Bumi.

“Saya merasa bahwa setelah kami menyelesaikan tes ini, kami akan belajar jumlah yang luar biasa dan jauh lebih siap di masa depan jika memang asteroid potensial dapat menimbulkan ancaman buat Bumi,” kata Glaze dilansir UPI.

Misi DART disebut menghabiskan biaya US$330 juta atau sekitar Rp4,7 triliun.