FAKTA-Fakta Seputar Banjir di HST, Stadion Murakata Jadi Kantor Bupati, ASN Tak Libur hingga Kota Barabai Masih Terisolasi

BARABAI, KALIMANTANLIVE.COM – Luapan air yang merendam sekitar 90 persen ruas jalan dan rumah penduduk di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) membuat ibu kota kabupaten yaitu Kota Barabai lumpuh total.

Sejak Minggu 28 Nopember 2021, aktivitas masyarakat dan perekonomian seperti terhenti.

Selain itu, meski bangunan rumah dan kantor terandam banjir Pemkab HST menyatakan tak meliburkan para ASN.

Seluruh pegawai Pemkab berkantor sementara di Stadion Murakata Barabai, di Desa Mandingin.

Penjabat Sekda HST H Muhammad Yani, Senin (29/11/2021) menjelaskan, Pemkab HST menyatakan tak meliburkan ASN karena pelayanan publik tetap jalan.

# Baca Juga :Banjir Tabalong Melebar, Setelah Rendam Desa Wirang dan Marindi Sekarang ke Desa Halong & Nawin

# Baca Juga :Seluas 984,8 Hektare Lahan Pertanian Terendam Banjir di Kalteng, Paling Banyak di Barito Selatan

# Baca Juga :Mensos Tri Rismaharini Gelar Rapat Darurat Membahas Banjir di Kalteng, Tentukan Titik Lumbung Sosial

# Baca Juga :Mau Cuci Darah ke RS Buntok, Pasutri Tewas Diterjang Banjir di Kalteng, Evakuasi Pakai 2 Alat Berat

“Bagi yang tak hadir tanpa alasan dianggap membolos,” katanya.

Menurut Sekda, akses jalan ke Stadion Murakata masih bisa dilewati karena ruas jalan di Mandingin tak banjir.

“Bupati HST juga tetap masuk kerja, dan sejak pagi tadi di Stadion Murakata,” katanya.

Kantor Bupati HST kemarin terendam di bagian halaman, namun siang ini mulai surut.

Adapun kantor-kantor Dinas yang terendam, seperti Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Satpol PP dan Damkar, Kantor BPBD, Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan, Dinas Perdagangan perindustrian, Koperasi dan UMKM, Dinas Pemuda,Olahraga dan Pariwisata, dan Dinas Kesehatan.

Meski air berangsur surut, akses jalan di Kota Barabai masih belum aman dilewati.

Sementara para relawan di dapur umum terus bekerja keras melayani kebutuhan makan pengungsi baik yang mengungsi ke tempat umum maupun mengungsi secara mandiri di atas loteng rumah masing-masing, namun tak bisa memasak.