Kota Barabai Masih Terisolasi
Banjir di HST merendam jalan utama yang sulit diakses karena ketinggian air mulai 40 sampai 100 sentimeter.
Pantauan Senin (29/11/2021) ketinggian air mulai turun sekitar 8 sentimeter.
Meski demikian, masih belum aman dilewati sepeda motor maupun mobil.
Kecuali jenis doble cabin.

Sementara karena rumah masih terendam air, warga yang rumahnya tak punya loteng, juga masih mengungsi.
Titik lokasi pengungsian, antara lain di Gedung Juang, SMAN 1 Barabai, Stadion Murakata, masjid Shulaha, masjid Agung, kantor-kantor Kelurahan serta gedung lainnya yang direkomendasikan Pemkab HST.
Terkait dapur umum, selain di gedung Juang yang dibuka PMI dan Pramuka HST, juga di posko Induk Stadion Murakata, dapur umum Polres HST dan dapur umum yang dibuka relawan lainnya.
Bupati HST H Aulia Oktafiandi, Minggu malam mengumumkan bahwa Sejak 28 Nopember hingga 7 hari ke depan status HST darurat bencana banjir dan tanah longsor.
Mengenai wilayah HST yang terdampak berdasarkan laporan hasil operasi Tim SAR gabungan di lapangan pada hari pertama banjir pukul 22.30 wita ke Basarnas dan pejabat eselonI dan II terkait bencana banjir di HST sebagai berikut :







