PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Gara-garanya oprit jembatan dekat Pantai Takisung di Kabupaten Tanahlaut (Tala) Kalimantan Selatan Retak.
Kerusakan oprit Jembatan Sei Takisung yang membentang di atas Sungai Kalingayan itu langsung berimbas terhadap kunjungan wisatawab di Pantai Takisung.
Bahkan, angka penurunannya cukup signifikan hingga sekitar setengahnya.
Data pada Unit Pelaksana Teknis Dinas Pantai Takisung, Senin (29/11/2021), jumlah pengunjung yang datang ke objek wisata berjarak 22 kilometer dari Pelaihari–ibu kota Kabupaten Tanahlaut (Tala)–itu pada Sabtu (27/11/2021) hanya sekitar 150 orang.
# Baca Juga :Pengawasan Investor Asing dan TKA di Kabupaten Tanahlaut Diperketat, Begini Tanggapan Pihak Asing
# Baca Juga :Rumah Nenek Salasiah di Handilnegara Tanahlaut Dinihari Tadi Dilumat Api, Semua Harta Benda Ludes
# Baca Juga :Ombak di Tanahlaut Makin Ganas, Hantam Jalan yang Pernah Putus di Pagatanbesar, Warga Gelisah
# Baca Juga :Banjir Rob di Kurau Kabupaten Tanahlaut Semakin Meninggi, Puluhan Rumah & Masjid Tergenang
Padahal pekan-pekan sebelumnya pada hari yang sama jumlah pengunjung mencapai 300 orang.
“Memang terjadi penurunan jumlah pengunjung terdampak kerusakan jembatan,” ucap Kepala UPT Pantai Takisung Agus Hariyanto.
Dikatakannya, berita mengenai retaknya oprit jembatan yang letaknya berdekatan dengan Pantai Takisung tersebut cepat menyebar dari mulut ke mulut maupun melalui media massa.
Hal itu yang dimungkinkan membuat sebagian orang menjadi enggan datang.
Pasalnya meski ada jalur alternatif yakni melalui Jalan Suka Damai dekat balai desa, namun hal tersebut tetap membuat sebagian orang mengurungkan niatnya untuk datang.
Selain itu pada Sabtu kemarin hujan juga mengguyur kawasan Pantai Takisung hingga siang.
Agus mengatakan pada akhir pekan (MInggu) pada pekan lalu jumlah pengunjung umumnya lebih banyak yakni sekitar 400-an orang.










