KOTABARU, KALIMANTANLIVE.COM – Setelah becana banjir melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), kita bencana tanah longsor terjadi di Kabupaten Kotabaru.
Bahkan tanah longsor yang pernah terjadi beberapa tahun lalu di Desa Maradapan, Kecamatan Pulau Sembilan, Kotabaru terjadi lagi.
Peristiwa tanah longsor di Desa Maradapan terjadi sekitar, Senin (29/11/2021) sekitar pukul 11.00 Wita.
Meski tidak ada korban jiwa, namun beberapa rumah warga berada dekat lokasi kejadian mengalami rusak.
Kerusakan beberapa buah rumah warga, berdasarkan foto diterima dari Kapolsek Pulau Sembilan Iptu Sumarno.
# Baca Juga :Yani Helmi Yakin Desa Teluk Sirih Kotabaru Bakal Berkembang Seiring Pemanfaatan Hasil Laut
# Baca Juga :2 Pria di Kotabaru Diringkus Polisi, Tak Berkutik saat Disergap Ditemukan Narkotika Jenis Sabu
# Baca Juga :Yani Helmi : Perusahaan Korporasi Ikut Babat Hutan Mangrove di Kelumpang Selatan Kotabaru
# Baca Juga :Dibujuk Pakai Uang Rp7 Ribu, Pemuda 27 Tahun di Kotabaru Cabuli Bocah 10 Tahun di Kebun Sawit
“Sementara tidak ada korban,” kata Sumarno kepada banjarmasinpost.co.id melalui telepon genggamnya.
Namun, akibat kejadian itu dijelaskan Sumarno, sekitar 32 rumah yang ditempat kepala keluarga yang terdampak dan telah diungsikan.
Korban terdampak tanah longsor, sambung Sumarno, mereka sudah dievakuasi ke kantor desa Maradapan.
Evakuasi 32 KK, karena saat ini di Desa Maradapan hingg berita diturunkan masih hujan. “Makasih masyarakat terdampak langsung dievakuasi ke kantor desa, karena jauh dari lokasi longsor. Siapa tahu ada longsor susulan,” jelasnya.
Malam ini pihaknya akan berangkat ke Pulau Sembilan sekaligus membawa sembako dari Polres Kotabaru untuk dibagikan kepasa para korban.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com










