Penjelasan Pimpinan Cabang BRI Yogyakarta Soal Lenyapnya Saldo Tabungan Rp 38,4 Juta Milik Nasabah

YOGYAKARTA, Kalimantanlive.com – Pimpinan Cabang BRI Yogyakarta Katamso Rahmad Budi Sulistia memberikan penjelasan terkait kasus lenyapnya saldo tabungan sebesar Rp 38,4 juta milik nasabah BRI di Yogyakarta bernama Marsen Benedictus.

Rahmad mengatakan, BRI telah menerima dan menindaklanjuti pengaduan nasabah, dengan melakukan investigasi atas lenyapnya uang tabungan tersebut.

“Yang bersangkutan merupakan korban tindak kejahatan skimming, sehingga BRI telah melakukan penggantian atas kerugian nasabah tersebut,” katanya kepada Kalimantanlive.com via Whatsapps, Selasa (30/1/1/2021) malam.

BACA JUGA:
Saldo Tabungan Rp 38,4 Juta Lenyap, Pimcab BRI Yogyakarta Katamso: Yang Bersangkutan Korban Kejahatan Skimming

BACA JUGA :
Saldo Tabungan Rp 38,4 Juta Lenyap, Nasabah Panik, Pihak Kanwil BRI DIY Hanya Bilang Saya Belum Cek

BACA JUGA:
Bank Indonesia Gelar Festival ANTASARI di Banjarmasin, Dorong Pembentukan Ekosistem Digital di Kalsel

Menurut dia, untuk memerangi kejahatan skimming, BRI telah berkoordinasi dan bekerjasama dengan pihak Kepolisian guna menangkap sindikat kejahatan tersebut, dimana tidak hanya nasabah yang menjadi korban, namun juga BRI.

BRI, lanjut Rahmad, menghimbau nasabah, agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi perbankan, rutin melakukan penggantian PIN kartu ATM,  dan juga menjaga kerahasiaan data nasabah seperti nomor rekening tabungan, nomor kartu, nomor CVV kartu kredit, nomor OTP transaksi, dsb, kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan BRI.

“Disamping itu, apabila mendapat notifikasi melalui sms/email atas transaksi yang tidak dilakukan, nasabah agar segera menghubungi Contact BRI 14017/1500017 untuk melakukan disable/pemblokiran kartu ATM,” jelasnya.

Rahmad mengingatkan, apabila hendak menggunakan ATM perbankan dimanapun, agar selalu memeriksa kondisi sekitar dan kewajaran dari mesin ATM tersebut.

“Input PIN anda sembari menutup dengan tangan untuk menjaga kerahasiaan,” ujarnya.

Sebelumnya dilansir dari Kompas.com, uang tabungan nasabah di Bank BRI sebesar Rp 38,4 juta tiba-tiba raib.

Nasabah bernama Marsen Benedictus Sinaga (50) yang seorang pegawai swasta di Yogyakarta sangat panik.