MARTAPURA, KALIMANTANLIVE.COM – Mengulangi tahun 1970 lalu, kini Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke XXIX Tahun 2022.
Di mana pusat penyelenggaraan MTQ Nasional 2022 bakal dilaksanakan di Masjid Agung Al-Karomah Martapura, Kabupaten Banjar.
Sementara itu rencananya penyelenggaraan MTQ XXIX Tahun 2022 ini bakal digelar di tiga daerah yaitu Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru dan Banjarmasin.
Kalsel menjadi tuan rumah MTQ Nasional 2022 ditetapkan Kementerian Agama (Kemenag) RI di sela-sela kegiatan MTQ ke-28 di Padang, Sumatra Barat, November 2020 lalu.
# Baca Juga :LPTQ Banjar Jaring Kader Muda Lewat Tahfidzul Quran, Juara Diikutkan MTQ 2022 di Mataraman
# Baca Juga :Dapat Tambahan Anggaran Rp 23 Miliar, Biro Kesra Pemprov Kalsel Prioritas MTQ Nasional 2022
# Baca Juga :Bupati Banjar Saidi Mansyur Bagikan Bonus kepada Qori-Qoriah Juara MTQ XXXIII di Tanah Bumbu
# Baca Juga :Membanggakan, Kafilah LPTQ Kabupaten Banjar Raih Juara 2 MTQ Nasional XIII Kalsel di Tanahbumbu
Penetapan tuan rumah ditandai dengan penyerahan bendera MTQ oleh Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid kepada Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resnawan saat penutupan MTQ Nasional di Masjid Raya Sumatera Barat, Jumat (20/11/2020) lalu.
Kalsel kembali mengulang sejarah 51 tahun silam, dimana tahun 1970 menjadi tuan rumah MTQ Nasional ke-III yang dipusatkan di Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin.
Untuk menyukseskan hajatan dua tahunan itu, kini Pemprov Kalsel bersama pemerintah daerah terkait sudah bersiap-siap.
“MTQ Nasional ke-29 tahun 2022 harus sukses, baik dari penyelenggaraan maupun prestasi,” ujar Plt Kepala Biro Kesra Provinsi Kalsel, M Mustajab saat audiensi dengan Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al-Habsyie di ruang kerjanya Kantor Setda Banjar, Rabu (1/12/2021) kemarin.
Dikatakannya, menjadi tuan rumah adalah sebuah amanah kepada daerah yang tentunya akan membawa nama baik daerah di kancah nasional.
“Mengingat yang akan bertanding adalah duta-duta dari kabupaten/kota, dan hadirnya seluruh kafilah dari 34 provinsi se-Indonesia, semoga akan memberi dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat,” harap Mustajab.
Sementara itu, Ketua II Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalsel, HM Arsyad menyampaikan, sesuai arahan dari Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, sebagian besar pelaksanaan MTQ berada di Kabupaten Banjar.







