Kontes Kecantikan Transgender di Polewali Mandar Dibubarkan Paksa, Lurah: Izinnya Bikin Acara Keagamaan

KALIMANTANLIVE.COM – Karena menyalahi izin yang disepakati, warga di Kelurahan Pappang, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terpaksa membubarkan acara kontes kecantikan, Selasa (30/11/2021).

Kontes kecantikan ini bukan sembarangan kontes, pasalnya yang menggelar acara menghebohkan ini adalah komunitas transgender atau waria.

Alasan kenapa harus dibubarkan secara paksa, karena menurut Lurah Pappang Nabil Widjan Al Hamdani, acara tersebut dianggap telah melanggar izin.

“Kita membubarkan kegiatan ini yang di luar kesepakatan dari yang punya hajatan,” katanya.

Nabil menjelaskan lebih lanjut, awalnya panitia minta izin hendak menggelar acara kegiatan keagamaan.
Tanda tangan di atas meterai

# Baca Juga :Oknum Polisi di Pati Selingkuhi Istri Orang saat Suaminya jadi TKI, Awalnya Si Wanita Dijebak di Hotel Lalu Berlanjut

# Baca Juga :JELANG REUNI 212, Terjaring Hendak Ikut Pemuda di Ciputat Timur Sebut Panggilan Hati Mau ke Sana

# Baca Juga :Aset Milik Bupati HSU H Abdul Wahid Diduga Berbeda dari LHKPN, KPK Sebut Aset Terdaftar Rp 5,3 Miliar Lebih

# Baca Juga :Dul Jaelani Minta Izin Panggil Mami ke Mulan Jameela, Reaksi Maia Estianty Malah Mengejutkan

Selain itu, kata Nabil, panitia saat itu juga telah tanda tangan surat kesepakatan di atas meterai untuk tidak menggelar acara selain kegiatan agama.

“Kami dari pihak kelurahan mengizinkan dengan syarat, tidak ada kegiatan lain di luar kegiatan itu, dan memang kami sudah lengkapi surat pernyataan, yang bersangkutan tanda tangani di atas kertas bermaterai,” kata Nabil di lokasi acara, Selasa malam.

Polisi akan panggil panitia acara

Sementara itu, pihak kepolisian setempat berencana akan memanggil penanggung jawab acara tersebut.

Pemanggilan itu dilakukan untuk memberi efek jera. Pasalnya, sebelumnya polisi telah mengingatkan panitia untuk tidak menggelar acara yang melanggar aturan.

“Kami sudah menyampaikan tidak bisa memberikan izin, tapi kami tetap memberikan jalan karena acara keluarga, dengan catatan tidak ada kegiatan lain, selain hajatan,” sebut Sukirno, Rabu (1/12/2021).

Seperti diberitakan sebelumnya, pembubaran acara tersebut sempat membuat heboh warga sekitar.

editor : NMD
sumber : kompas.com