Alec Baldwin Menangis Ketika Berucap Tak Tarik Pelatuk Pistol, Ini Sosok Sinematografer Halyna Hutchins

KALIMANTANLIVE.COM – Alec Baldwin menyebut dirinya tidak menarik pelatuk pada pistol yang membunuh sinematografer Halyna Hutchins, Sheriff Santa Fe County Adan Mendoza menanggapi klaim itu.

Seperti diberitakan sebelumnya Hutchins meninggal setelah tertembak di lokasi syuting film Rust saat Baldwin berlatih sebuah adegan dengan pistol yang dia yakini aman.

Senjata tersebut dilaporkan diserahkan kepada Baldwin oleh asisten sutradara film tersebut, Dave Halls, yang tidak mengetahui bahwa pistol itu berisi peluru tajam.

Sutradara Joel Souza juga terluka saat pistol dilepaskan.

Minggu ini, Baldwin melakukan wawancara pertamanya sejak insiden itu bersama George Stephanopoulos dari ABC News.

# Baca Juga :FAKTA Sepasang Dokter Selingkuh di Hotel, Sempat Terjaring Razia Satpol PP dan Dilaporkan Istri ke Polisi

# Baca Juga :Diserang Ninja Pakai Pedang, 2 Polisi Prancis Terluka di Wajah, Balas Serangan Sajam dengan Tembakan

# Baca Juga :Pusat Data di Gedung Cyber 1 Kominfo Terbakar, Registrasi IMEI Terganggu

# Baca Juga :Khawatirkan Penyebaran Virus Corona Omicron, Google Tunda Lagi Kewajiban Kerja di Kantor

Alec Baldwin memberikan kesaksian terbaru soal insiden penembakan tanpa sengaja di lokasi syuting yang menewaskan seorang sinematografer. (ABC News)

Dalam video trailer, Baldwin menyebut bahwa dia tidak akan pernah menodongkan pistol ke siapa pun dan menarik pelatuk ke arah mereka.

“Tidak akan pernah,” katanya.

Aktor itu mendadak emosional ketika dia mengingat kembali kejadian itu dan mengklaim, “Saya tidak menarik pelatuknya.”

Menanggapi pernyataan itu, Mendoza mengatakan kepada Fox News Digital bahwa pistol ‘tidak meledak begitu saja’.

“Jadi apa pun yang perlu terjadi untuk memanipulasi senjata api, dia melakukan itu dan itu ada di tangannya.”

Departemen Sheriff Santa Fe telah menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang menunggu hasil dari FBI yang akan menjelaskan bagaimana senjata itu ditembakkan, apakah hanya dengan menekan hammer, yang mengenai pin tembak, menarik pelatuk, atau keduanya.

Pada hari Rabu (1/12/2021) pembuat senjata Bryan W. Carpenter mengatakan kepada Fox News Digital bahwa menembakkan revolver seperti yang dilaporkan digunakan dalam insiden Rust tanpa menarik pelatuknya adalah ‘langka’.