Ashanty Larikan Anang Hermansyah ke Rumah Sakit, Mendadak Tubuh Ayah Arsy Melemah, Ini Penyebabnya

  1. Kelola stres

Stres juga bisa menjadi sumber penyakit, terutama bila berlebihan dan tidak terkontrol. Saat Anda stres, tubuh akan memproduksi hormon kortisol. Peningkatan kortisol akibat stres yang berkepanjangan dapat menurunkan daya tahan tubuh. Waspadalah bila Anda merasa sedang stres berat atau terserang gangguan kecemasan dan depresi.

Kelola tingkat stres dengan mengetahui hal-hal atau tindakan apa yang dapat membuat suasana hati Anda menjadi positif. Miliki tips ampuh mengelola stres agar produksi kortisol tidak meningkat. Contoh cara mengelola stres yaitu memiliki hobi, berolahraga, bertemu dengan teman, mengeluarkan unek-unek, melakukan perawatan diri, dan sebagainya.

  1. Rajin berolahraga

Cara meningkatkan daya tahan tubuh yang lain adalah dengan berolahraga secara rutin. Aktivitas ini menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan, seperti mencegah obesitas, melindungi diri dari risiko penyakit kardiovaskular, dan menekan risiko osteoporosis (keropos tulang).

Dalam situs Halodoc dijelaskan, olahraga dapat merangsang kerja antibodi dan sel-sel darah putih, yaitu sel kekebalan tubuh yang berfungsi melawan berbagai kuman penyebab penyakit. Berkat olahraga, sel darah putih dapat bersirkulasi lebih lancar sehingga lebih cepat mendeteksi keberadaan penyakit.

Manfaat lain berolahraga adalah membantu mengeluarkan bakteri dari paru-paru dan saluran pernapasan. Ini yang membuat orang yang rajin berolahraga tidak mudah terkena flu atau penyakit pernapasan lainnya.

Selain itu, rajin berolahraga berdampak positif bagi kesehatan mental karena olahraga terbukti dapat meringankan stres, memperbaiki suasana hati, meningkatkan rasa percaya diri, hingga meningkatkan daya tahan tubuh. Sediakan waktu untuk berolahraga setiap hari selama minimal 30 menit.

  1. Menghindari rokok

Kebiasaan merokok dapat merugikan kesehatan. Di dalam rokok terdapat ribuan zat beracun yang dapat menurunkan daya tahan tubuh. Dalam situs Alodokter disebutkan bahwa perokok berisiko tinggi mengalami infeksi paru seperti bronkitis dan pneumonia.

Namun, asap rokok juga berbahaya bagi orang-orang tidak merokok yang menghirupnya. Karena itu, salah satu cara menjaga atau meningkatkan daya tahan tubuh adalah menghindari perokok agar Anda terhindar dari menghirup asap rokok.

  1. Rajin cuci tangan

Sejak dulu, imbauan rajin cuci tangan menggunakan sabun sudah gencar disebarkan. Bukan hanya saat sebelum dan sesudah makan, mencuci tangan pakai sabun perlu dilakukan pada berbagai kesempatan berikut:

● Usai menggunakan toilet.

● Setelah memegang hewan.

● Berada di dekat orang yang batuk atau pilek.

● Usai menggunakan moda transportasi umum.

Langkah ini penting untuk melindungi diri dari penularan kuman penyebab penyakit. Rajin mencuci tangan dengan sabun akan mengoptimalkan upaya yang sudah Anda lakukan dalam menjaga atau meningkatkan daya tahan tubuh.

Kolase Istana Cinere dengan Ashanty dan Anang Hermansyah (Youtube The Hermansyah A6/isntagram ashanty_ash)

Gunakan sabun yang dapat memberikan perlindungan secara total dan menyeluruh pada kulit. Sabun cuci tangan Lifebuoy dilengkapi kandungan antibakteri yang dapat melindungi Anda dari 10 kuman penyebab masalah kesehatan yang berevolusi semakin kuat.