Polri Minta Kapolda-Kapolres Redam Isu di Wilayah Jangan Sampai Viral, Irwasum: Kalau Perlu Minta Maaf

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Jika ada peristiwa yang ramai dan menjadi sorotan, Kapolda-Kapolres Seluruh Indonesia segera memberikan klarifikasi.

Bahkan, kata Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen (Pol) Agung Budi Maryato, jika perlu menyampaikan permohonan maaf.

Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryato meminta para kapolda dan kapolres dapat menangani isu dan persoalan di masing-masing wilayah dengan baik.

Agung berharap tidak perlu ada lagi peristiwa-peristiwa yang menjadi berita viral di media sosial.

# Baca Juga :Diserang Ninja Pakai Pedang, 2 Polisi Prancis Terluka di Wajah, Balas Serangan Sajam dengan Tembakan

# Baca Juga :FAKTA Sepasang Dokter Selingkuh di Hotel, Sempat Terjaring Razia Satpol PP dan Dilaporkan Istri ke Polisi

# Baca Juga :SADIS, Polisi AS Tembak Pencuri di Kursi Roda 9 Kali hingga Tewas Tersungkur, Video: Diberodong dari Belakang

# Baca Juga :Oknum Polisi di Pati Selingkuhi Istri Orang saat Suaminya jadi TKI, Awalnya Si Wanita Dijebak di Hotel Lalu Berlanjut

“Pemimpin diharapkan mampu meredam isu jika ada permasalahan di wilayahnya sehingga tidak terjadi isu nasional, sehingga viral,” kata Agung saat memberikan pengarahan dalam rapat Kepala Kesatuan Wilayah (Kasatwil) di Bali yang disiarkan secara daring, Jumat (3/12/2021).

Agung meminta, jika ada peristiwa yang ramai dan menjadi sorotan, kapolda-kapolres segera memberikan klarifikasi. Bahkan, jika perlu menyampaikan permohonan maaf.

“Pak Wakapolri sudah menyinggung soal ini. Jadi segera diredam, segera diklarifikasi. Kalau perlu minta maaf, minta maaf sehingga tidak viral,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Agung sekaligus mengingatkan para jajaran kepolisian untuk mengelola dan menjalin hubungan dengan pers secara maksmimal.

Selain itu, ia juga mengingatkan soal optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam pengawasan. Menurutnya, perlu ada upaya pengawasan yang melekat secara berjenjang.

“Perlu upaya pengawasan melekat berjenjang. Betul-betul peran daripada supervisor kepada unsur pelaksana perlu ditingkatkan,” ujar dia.

editor : NMD
sumber : kompas.com