Gerhana Matahari total akan terjadi di Antartika/Kutub Selatan
Peneliti di Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang menjelaskan bahwa gerhana Matahari total akan terjadi di Antartika atau Kutub Selatan.
“Sejak pukul 07.03-08.04 universal time, wilayah Antartika yang terkena umbra Bulan akan mengalami gerhana Matahari total,” kata Andi.
Andi menambahkan, total durasi gerhana Matahari total ini selama 90-116 detik dengan lebar umbra Bulan di permukaan Bumi bervariasi antara 421-450 km.
Gerhana Matahari juga akan disaksikan oleh penduduk negara yang berada di belahan selatan Bumi, antara lain Australia bagian Selatan, Afrika bagian Selatan, Amerika Selatan, Pasifik, Atlantik, Samudra Hindia, dan Antartika.
Sementara wilayah yang akan terkena penumbra Bulan adalah Republik Afrika Selatan, Namibia, Australia bagian selatan (Victoria, sebagian New South Wales, teritori Ibu Kota Australia dan Tasmania) dengan lebar gerhana kurang dari 10 persen diameter Matahari.
Kepulauan Malvinas dan Tierra del Fuego akan mengalami gerhana Matahari sebagian dengan lebar gerhana antara 10-40 persen diameter matahari.
Orang-orang di beberapa bagian Saint Helena, Namibia, Lesotho, Afrika Selatan, Georgia Selatan dan Kepulauan Sandwich, Kepulauan Crozet, Kepulauan Falkland, Chili, Selandia Baru, dan Australia juga akan dapat menyaksikan gerhana Matahari sebagian.
Di wilayah-wilayah tersebut, gerhana akan terjadi sebelum, selama, dan setelah matahari terbit atau terbenam.
editor : NMD
sumber : kompas.com







