LUMAJANG, Kalimantanlive.com – Letusan Gunung Semeru merusak sejumlah bangunan dan infrastuktur di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (4/12/2021).
Satu warga dikabarkan meninggal dunia, sejumlah warga luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Satu korban meninggal diketahui keberadaannya di daerah Curah Kobokan, Lumajang.
“Ada 1 orang yang meninggal di Curah Kobokan,” kata Wabup Lumajang, Indah Amperawati Masdar melalui konferensi pers bersama BNPB Pusat, Sabtu (4/12/2021), sebagaimana dilansir dari detikcom.
BACA JUGA :
BREAKING NEWS – Gunung Semeru Meletus, 2 Kecamatan di Lumajang Gelap Gulita Tertutup Awan Hitam
BACA JUGA :
BREAKING NEWS – Gunung Semeru Meletus, 2 Kecamatan di Lumajang Gelap Gulita Tertutup Awan Hitam
Sejumlah warga membutuhkan bantuan untuk bertahan di tempat pengungsian.
Erupsi Gunung Semeru paling berdampak di dua kecamatan di Lumajang, yaitu Candipuro dan Pronojiwo.
Warga 8 desa di dua kecamatan itu mengalami hujan debu vulkanik dan banjir lahar dingin.
Tim SAR…mohon bantuannya 🙏🙏😭😭😭
Bnyak korban yg belum ter evakuasi 🙏😭 pic.twitter.com/6hGfbwQnRn
— fathimah_back (@alqadrie_ipeh) December 4, 2021
Akibat erupsi Gunung Semeru itu, 3 orang warga dikabarkan hilang.
Ratusan rumah warga juga dikabarkan rusak sedangkan Jembatan Gladak Perak putus, hingga menutup akses Lumajang-Malang.
Indah Masdar juga meminta BNPB mengerahkan helikopter untuk mengevakuasi warga terjebak di area terdampak erupsi Gunung Semeru.
Dia berharap helikopter bisa dikerahkan jika memungkinkan.
“Apabila cuaca memungkinkan ada helikopter yang bisa memantau rakyat kami yang terjebak. Kami kesulitan betul,” ucap Indah.







