Dia mengaku kasihan karena keluarga dari warga yang terjebak terus menerus menangis.
Menurutnya, ada sepuluh orang yang terjebak di area terdampak erupsi Gunung Semeru.
“Kasihan, ini keluarganya menangis semua ini karena ada sekitar delapan sampai sepuluh orang terjebak, barangkali ada heli yang bisa memantau,” ucapnya.
Kepala BNPB Suharyanto kemudian menjawab permintaan Indah. Dia mengatakan ada dua helikopter yang disiagakan untuk evakuasi jika cuaca memungkinkan.
BACA JUGA : Mahasiswi Unibraw Malang yang Bunuh Diri di Makam Ayahnya Diduga Dipaksa Aborsi oleh Oknum Polisi
“Keselamatan rakyat ini yang diutamakan. Jadi kalau nanti memungkinkan, cuacanya bagus, BNPB juga mengerahkan kalau pakai darat tidak bisa, ya pakai heli. Kita siapkan juga dua unit helikopter,” ucapnya.
Sementara itu, jurnalis Kompas.TV, Imron melaporkan bahwa warga mengungsi di sejumlah balai desa, rumah dan masjid.
Mereka membutuhkan bantuan logistik.
“Sejauh ini warga yang berada di pengungsian sangat membutuhkan bantuan, baik berupa makanan, alat tidur, selimut, vitamin, masker, pampers bayi,” kata Imron sebagaimana dilansir tribunnews.
Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang masih berkoordinasi untuk menggalang bantuan logistik dari BPBD Jember, BPBD Probolinggo hingga BPBD Provinsi Jatim.
(Sumber : detikcom, tribunnews, twitter)
Penulis : Eep
Editor : Elpian







