Mahasiswi Unibraw Malang yang Bunuh Diri di Makam Ayahnya Diduga Dipaksa Aborsi oleh Oknum Polisi

KALIMANTANLIVE.COM – Kematian Novia Widyasari Rahayu atau NWR (23), mahasiswi Universtas Brawijaya (Unibraw) Malang, di depan makam ayahnya di Mojokerto, Jawa Timur mulai terungkap.

Korban diduga sempat dirudapaksa hingga hamil, lalu dipaksa aborsi oleh pacarnya, oknum polisi berinisial RB berpangkat Bripda yang bertugas di Polres Pasuruan.

Hal ini terkuak dari chat WhatsApp terakhir korban NWR kepada teman dekatnya.

Chat tersebut pun viral di Twitter disertai tagar #SAVENOVIAWIDYASARI.

BACA JUGA:
VIRAL Twitter, Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Atas Makam Ayahnya, Tepat 100 Hari Kematian Orangtuanya

Semula, ia diduga melakukan aksi nekat korban karena depresi teringat mendiang ayahnya.

Namun, belakangan beredar ia diduga bunuh diri karena persoalan asmara dengan oknum anggota polisi bernama Randy Bagus atau RB.

RB ini polisi berpangkat Bripda dan berdinas di Polres Pasuruan.

Novia Widyasari semasa hidup dan saat ditemukan meninggal di makam ayahnya di Mojokerto. (gelora.co)

 

Dalam laman Twitter, sahabatnya membongkar soal chat terakhir korban sebelum nekat melakukan aksi bunuh diri di depan makam ayah.

Akun Twitter @belawsz menceritakan, Novia pernah chat teman dekatnya berinisial AN, pada tanggal 20 November 2021.

Di sana Novia menceritakan semuanya.

Diakui Novia, ia dipaksa minum obat oleh pacarnya, RB hingga tak sadarkan diri.

Diduga, korban ini dirudapaksa oleh kekasihnya hingga kemudian hamil.

“Dia menceritakan dari awal kejadian dia dibawa ke penginapan oleh R (pacar NW), lalu diberi obat dan dipaksa minum obat itu, setelah itu dia tertidur. Sekitar 4 bulan kejadian ini dia menyadari bahwa dia hamil, dan lgsg lapor ke R,” cuit akun @belawsz, dilansir TribunnewsBogor.com, Sabtu (4/12/2021).

News Feed