KALIMANTANLIVE.COM – Video mahasiswi diduga korban pelecehan seksual oknum dosen di Unsri (Universitas Sriwijaya) protes namanya dicoret dari daftar yudisium viral di media sosial, Jumat (3/12/2021).
Video yang diunggah akun twitter Palembang Informasi @PLGkulukilir, membuat heboh netizen. Hingga, Sabtu (4/12/2021) pagi, video mahasiswi protes yang diunggah pada Jumat (3/12/2021) pukul 05.25 sore telah ditonton 190 ribu lebih netizen,disukai 18.700 lebih, diretweets 1.807 kali dan mendapat 1.807 Quote Tweets.
Dalam video terlihat seorang mahasiswi yang berusaha ditahan oleh seorang rekannya, maju ke depan sambil berteriakt-eriak protes kepada panitia namanya tidak ada dalam daftar yudisium.
BACA JUGA:
Tak Lulus Ujian Kompetensi, 20 Ribu Mahasiswa Kesehatan di Indonesia Gagal Wisuda
Di belakangnya terlihat mahasisiwa-mahasiswi yang mengikuti yudisium duduk di kursi yang telah disediakan. Sejumlah orang berusaha menenangkan yang bersangkutan.
Mahasiswi yang diduga korban pelecehan seksual oknum dosen di Unsri protes namanya dicoret dari daftar yudisium pic.twitter.com/rDkmdxri4s
— PALEMBANG INFORMASI (@PLGkulukilir) December 3, 2021
Di atas podium, seorang mahasiswa menjelaska bahwa nama korban memang tidak tercantum dalam daftar yudisi hari tersebut.
Seorang mahasiswa yang diduga Presiden Mahasiswa Unsri Sandi menyatakan bahwa korban adalah salah satu yudisi, namun tiba-tiba namanya tidak ada.
“Padahal korban ini sudah mendapatkan undangan yudisium pagi ini dan kemarin. Korban hari ini datang di lokasi dan kaget karena namanya tidak dipanggil, Ada apa?” ujarnya, sambil berusaha ditenangkan oleh seorang panitia dan meminta lelaki tersebut turun dari podium.










