Update Gunung Semeru Meletus : 13 Warga Meninggal Dunia, Puluhan Rumah Rusak di Lumajang

Erupsi Gunung Semeru paling berdampak di dua kecamatan di Lumajang, yaitu Candipuro dan Pronojiwo.

Warga 8 desa di dua kecamatan itu mengalami hujan debu vulkanik dan banjir lahar dingin.

Beberapa penduduk di pelosok Lumajang terisolir akibat debu vulkanik dan lava cair Gunung Semeru dan mengharapkan evakuasi secepatnya.

Sejumlah warga membutuhkan bantuan untuk bertahan di tempat pengungsian.

BACA JUGA:
BREAKING NEWS : Gunung Semeru Meletus, 2 Kecamatan di Lumajang Gelap Gulita Tertutup Awan Hitam

Puskesmas di Lumajang dikabarkan kekurangan oksigen dan obat-obatan untuk menangani korban erupsi Gunung Semeru.

Sementara itu, beredar di twitter, Minggu (5/12/2021), sejumlah warga nekat berjalan kaki menuju ke desa di pelosok Lumajang untuk mengevakuasi keluarganya yang masih terisolasi.

Gunung Semeru meletus lagi pada Sabtu (4/12/2021).(tangkap layar/ist)

Sejumlah warga nekat menembus lava panas masih berasap yang menutupi jalan menuju desa yang terisolir.

Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar meminta BNPB mengerahkan helikopter untuk mengevakuasi warga terjebak di area terdampak erupsi Gunung Semeru.

“Apabila cuaca memungkinkan ada helikopter yang bisa memantau rakyat kami yang terjebak. Kami kesulitan betul,” ucap Indah elalui konferensi pers bersama BNPB Pusat, Sabtu (4/12/2021), sebagaimana dilansir dari detikcom.

Dia mengaku kasihan karena keluarga dari warga yang terjebak terus menerus menangis.