PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Banjir rob melanda hampir seluruh kawasan pesisir di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Meningginya intensitas curah hujan pada Minggu (6/12/2021) kemarin menyebabkan meluapnya air laut ke daratan (rob) di kawasan pesisir daerah berjuluk Bumi Tuntung Pandang ini.
Di Kecamatan Bumimakmur misalnya, ada empat desa yang diterpa rob, malam tadi, yaitu Desa Kurau Utara, Sungairasau, Pantaiharapan, dan Handilmaluka.
Keempat desa tersebut memang berada di bantaran sungai yang terhubung ke laut. Terutama di Desa Pantaiharapan yang paling parah karena persis berada di dekat pesisir laut Jawa.
# Baca Juga :DAFTAR Wilayah Kota Banjarmasin Diterjang Banjir Rob, Balai Kota Terendam, Jafri Zamzam dan Rawasari Paling Parah
# Baca Juga :Banjir Landa Kabupaten HSU, Beberapa Ruas Jalan di Kota Amuntai Ditutup Air Selutut Orang Dewasa
# Baca Juga :Banjir di Kabupaten HST Surut, Pengungsi di Kota Barabai Tersisa 15 Orang, Ini Daftar Titik Pengungsian
# Baca Juga :Balangan Diterjang Banjir, Panel Listrik PDAM Dievakuasi, Pelanggan Kesulitan Air Leding
“Di Handilmaluka hanya beberapa saja, tapi kalau di tiga desa lainnya tersebut sekitar 70 persen rumah-rumah warga yang kebanjiran pada malam tadi,” ucap Camat Bumimakmur Sahidanor, Senin (6/12/2021).
Ketinggian genangan di dalam rumah, sebutnya, bervariasi tergantung letak rumah. Ada yang hanya setinggi mata kaki, namun ada juga yang setinggi bahu orang dewasa.
Sementara itu jalan poros dari Desa Kurau Utara menuju Sungairasau hingga ke Pantaiharapan, tenggelam.
“Malam tadi saya ke Sungarasau begitu dapat laporan air sungai naik. Jalanannya kebanjiran cukup dalam sehingga saya tak bisa lagi ke Sungairasau,” papar Sahidanor.










