KALIMANTANLIVE.COM – Sejak hari Minggu (5/12/2021), kasus kematian yang dilaporkan akibat infeksi virus corona mencapai 2.796 kematian.
Akibat kenaikan angka kematian harian akibat Covid-19 itu membuat India memecah rekor tertinggi.
Penambahan tersebut merupakan yang tertinggi sejak 21 Juli, dikutip dari Reuters.
Sebanyak 2.426 kematian berasal dari negara bagian Bihar, sementara 263 kasus kematian berasal dari negara bagian Kerala, menurut juru bicara kementerian kesehatan federal.
Angka ini membuat total kematian akibat Covid-19 di India mencapai 473.326 orang.
Ada kemungkinan bahwa jumlah kematian akibat infeksi virus corona jauh lebih besar.
# Baca Juga :MIRIS Ibu Muda Diancam Lalu Diperkosa Berkali-kali Oleh Teman Suami, Bahkan di Samping Anak yang Lagi Tidur
# Baca Juga :UPDATE Erupsi Semeru: Korban Jiwa 14 Orang, 2.970 Rumah dan 13 Fasilitas Umum Rusak
# Baca Juga :Kabupaten Tanahlaut Dilanda Banjir Rob, 4 Desa di Kecamatan Bumimakmur Desa Terendam, Pantaiharapan Terparah
# Baca Juga :KEJAM, Truk Junta Myanmar Tabrak Pedemo Lalu Tentara Menembaki, Diklaim 3 Orang Tewas Seketika
Studi dari The Center for Global Development yang diberitakan pada Juli menemukan kematian akibat virus corona di India 10 kali lipat lebih tinggi dari data yang dilaporkan milik pemerintah.
“Kematian yang sebenarnya mungkin dalam beberapa juta, bukan ratusan ribu, membuat ini bisa dibilang sebagai tragedi kemanusiaan terburuk di India sejak kemerdekaan,” kata para peneliti.
Selain berkutat dengan kematian yang tinggi, India juga melaporkan 17 kasus Omicron baru di wilayahnya. Angka ini membuat total kasus varian Omicron di India mencapai 21 kasus.
Dari 21 kasus Omicron yang ada di negara itu, sebanyak sembilan kasus dilaporkan dari Rajasthan, delapan kasus dari Maharashtra, dua kasu dari Karnataka, satu kasus di Delhi, dan satu kasus lain di Gujarat.










