PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Gelombang besar air laut kembali menerjang Desa Muarakintap, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (6/12/2021) malam tadi.
Gelombang besar yang terjadi malam tadi itu akibat cuaca ekstrem di lautan.
Warga setempat yang bermukim di lokasi paling rawan yakni di muara sungai atau di lingkungan RT 11 Desa Muarakintap pun resah.
Mereka keluar rumah karena air laut kembali meluap (rob) dan dirasakan lebih meninggi dibanding malam sebelumnya.
Video kondisi itu pun cepat menyebar di sosial media maupun di grup social chat.
Tampak beberapa orang susah payah melakukan evakuasi, sementara itu terdengar suara teriakan terisak.
# Baca Juga :TRAUMA Banjir Rob, Puluhan Warga Takisung Kabupaten Tanahlaut Mengungsi, Didominasi Ibu-ibu dan Anak-anak
# Baca Juga :Kabupaten Tanahlaut Dihantam Rob, Pantai Batakan dan Takisung Kotor Berserakan Sampah
# Baca Juga :Kabupaten Tanahlaut Dilanda Banjir Rob, 4 Desa di Kecamatan Bumimakmur Desa Terendam, Pantaiharapan Terparah
# Baca Juga :Dua Kecamatan di Tanahlaut yang Absen Pilkades Serentak Segera yang Digelar Hari ini
Pada video lainnya terdengar suara sirine menggema yang kemudian terdengar suara laki-laki yang memberitahukan kepada warga agar waspada; perhatian-perhatian, air mulai naik, waspada banjir.
Video lainnya, puluhan orang berkerumun di tepi jalanan di sekitar rumah warga lainnya yang posisinya aman (tinggi). Mereka ke luar rumah karena air laut mulai menggenangi rumah.
Kepala Desa Muarakintap Yuliadi mengatakan banjir rob yang terjadi malam ini lebih dalam dibanding malam kemarin.
“Lingkungan RT 11 memang paling rawan karena rumah-rumah warga berada di muara sungai yang berdekatan dengan laut. Ombak besar, angin juga lumayan kencang,” ucap Yuliadi.
Dikatakannya, dampak ombak besar saat ini telah menyebabkan sejumah rumah warganya rusak. Bahkan di lingkungan RT 1 dan 3 setidaknya telah ada satu unit rumah yang roboh yakani rumah milik Bayan.







