PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Sejumlah warga di Kecamatan Takisung dan Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) trauma akibat air laut pasang yang menyababkan banjir rob.
Bahkan sejumlah orang dari mereka memilih mengungsi ke tempat yang aman, Senin (6/12/2021) malam.
“Di Desa Takisung ada sekitar 35 orang yang mengungsi ke balai desa karena trauma banjir rob,” ucap Camat Takisung, Yudo Restanto, Senin malam.
Di Desa Takisung air mulai pasang disertai angin kencang pukul 17.30 Wita.
Hal ini menyebabkan warga yang trauma mengungsi ke tempat yang aman, seperti rumah keluarga dan balai desa.
Pengungsi didominasi ibu-ibu dan anak-anak. Setelah air surut mereka akan kembali ke rumah masing-masing.
# Baca Juga :Kabupaten Tanahlaut Dihantam Rob, Pantai Batakan dan Takisung Kotor Berserakan Sampah
# Baca Juga :Kabupaten Tanahlaut Dilanda Banjir Rob, 4 Desa di Kecamatan Bumimakmur Desa Terendam, Pantaiharapan Terparah
# Baca Juga :Dua Kecamatan di Tanahlaut yang Absen Pilkades Serentak Segera yang Digelar Hari ini
# Baca Juga :Kunjungan Wisata Anjlok, Gara-garanya Oprit Jembatan Dekat Pantai Takisung Tanahlaut Retak
“Kondisi air pada pukul 22.00 Wita sudah berangsur angsur turun, masih mengenangi halaman warga,” sebut Yudo
Di Desa Kualatambangan, paparnya, air mulai pasang pukul 17.30 Wita. Kondisi aman terkendali. Kondisi air pada pukul 22.00 Wita mulai turun. Air sempat menggenangi halaman rumah warga.
Kondisi serupa juga terjadi di Desa Pagatanbesar. Pukul 22.00 air juga mulai turun.
Air sempat menggenangi halaman rumah warga. Kondisi angin dan air di perbatasan Takisung dan Pagatan tidak terlalu kencang dan aman untuk dilewati
Desa Tabanio juga dalam keadaan yang sama. Air mulai pasang pukul 17.30 Wita, kondisi aman terkendali. Kondisi air pada pukul 22.00 Wita mulai turun. Air sempat menggenangi halaman rumah warga.
Sementara itu, di Desa Telagalangsat air mulai pasang disertai angin kencang mulai pukul 17.30 WIta di RT 1 Dusun Manggisan. Kondisi air pada pukul 22.00 Wita mulai turun dan angin sudah tidak terlalu kencang.
“Warga setempat yang trauma dan rumah nya mengalami kerusakan mengungsi ke balai Desa Telagalangsat,” papar Yudo.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com







