UPDATE Korban Meninggal Jadi 22 Orang, 27 Lainnya Masih Hilang akibat Erupsi Gunung Semeru

Selain itu, Abdul mengatakan, ada 27 korban yang masih dinyatakan hilang dan saat ini masih menjadi fokus pencarian oleh tim pencarian dan penyelamatan korban.

Kemudian, total masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Semeru di dua kecamatan yang terkena awan panas guguran dan 8 kecamatan yang terdampak debu vulkanik mencapai 5.205 orang.

Sementara, saat ini total masyarakat yang mengungsi di 19 titik pengungsian sebanyak 2.004 jiwa.

Rinciannya, 305 di 9 titik di Kecamatan Pronojiwo, 1.136 jiwa di 6 titik Kecamatan Candipuro dan 563 jiwa di 4 titik Kecamatan Pasirian.

Menurut Abdul, kebutuhan logistik seperti selimut, makanan, matras dan lainnya sudah terpenuhi.

“Meskipun jika ada nanti penambahan kebutuhan segenap perwakilan Kementerian lembaga sudah sangat siap untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” ucap dia.

# Baca Juga :Semeru Erupsi, Ketahui Risiko Penyakit akibat Letusan gunung Berapi dan Pencegahannya

# Baca Juga :Update Gunung Semeru Meletus : 13 Warga Meninggal Dunia, Puluhan Rumah Rusak di Lumajang

# Baca Juga :Gunung Semeru Meletus : 1 Orang Meninggal, Wabup Lumajang Minta BNPB Kerahkan Heli Evakuasi Warga

# Baca Juga :GUNUNG SEMERU Meletus, Gubernur Jatim Khofifah: Masyarakat Segera Mengevakuasi, Insya Allah Malam Saya ke Lokasi

Gunung Semeru yang berada di dua kabupaten, yakni Malang dan Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi pada Sabtu (4/12/2021) sekitar pukul 15.20 WIB.

Erupsi Gunung Semeru mengeluarkan lava pijar, suara gemuruh, serta asap pekat berwarna abu-abu.

Selain menimbulkan korban jiwa, erupsi mengakibatkan puluhan korban luka hingga sejumlah rumah warga rusak sedang hingga berat.

Jenderal Andika Perkasa Tambah Bantuan Alat Berat

Sementara itu, selain mengirimkan pasukan, tim kesehatan, dan tim dapur lapangan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa juga menambah kiriman alat-alat berat dari TNI AD untuk memperkuat BNPB menangani bencana erupsi Gunung Semeru.

Jenderal Andika Perkasa diketahui juga telah meninjau daerah Bencana Gunung Semeru, Minggu (5/12/2021) kemarin.