RANTAU, KALIMANTANLIVE.COM – Hingga hari ini, Kamis (9/12/2021) banjir rob masih belum surut terutama warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai Margasari, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Sementara itu warga di Kecamatan Candi Laras Selatan paling merasakan dampak banjir tahunan tersebut.
Seperti disepanjang jalan umum Kecamatan Candi Laras Selatan rumah-rumah warga masih tergenang banjir hingga siang ini.
Camat Candi Laras Selatan Ivada Chandra Sari saat ditemui mengatakan banjir rob yang terjadi ini akibat luapan Sungai Margasari akibat intensitas hujan yang cukup tinggi.
“Kalau terdampak, hampir semua masyarakat di 12 Desa terdampak, tetapi yang paling parah ada lima desa,” jelasnya.
# Baca Juga :Hujan Lebat dan Sungai Meluap Kabupaten Tapin Terendam Banjir & Longsor, Pondasi Rumah Amblas
# Baca Juga :Saiful Bahri Alami Luka Bakar Setelah Kiosnya di Kabupaten Tapin Dilumat Si Jago Merah
# Baca Juga :Dinkes Kabupaten Tapin Optimis Akhir 2021 Cakupan Vaksinasi Capai Target 70 Persen
# Baca Juga :Tambang Emas Bakal Ada di Kabupaten Tapin, APRI Buka Lapangan Pekerjaan untuk Masyarakat
Ivada mengatakan tingkat keparahan pemukiman yang terdampak ada lima desa yakni Baulin, Margasari Hulu, Candi Laras, Baringin B dan Pabaungan Hilir.
“Untuk ketinggian air itu bervariatif. Yang lebih dari selutut pemukiman warga yang berada di sepanjang bantaran sungai Margasari,” lanjutnya.
Ivada mengatakan banjir rob ini sudah terjadi selama lima hari tetapi yang paling parah terjadi kemarin.
“Dari lima desa, rata-rata yang terdampak sesuai yang kami data kemarin kurang lebih 50 unit rumah,” jelasnya.
Ia mengatakan menindaklanjuti banjir ini, upaya yang telah dilakukan dari pihak Kecamatan yakni melapor ke BPBD Kabupaten Tapin.










