Terakhir kali Indonesia mampu menundukkan Kamboja pada AFF Cup 2008. Kala itu, bermain di Jakarta, Indonesia menang telak 4 gol tanpa balas.
Budi Sudarsono menjadi bintang pertandingan lewat torehan hattrick sedangkan 1 gol lain dibuat oleh Bambang Pamungkas.
Jika ditilik lebih jauh, perjumpaan kedua tim sudah terjadi sebanyak 16 kali.
Rekor yang yang dipegang Indonesia cukup mentereng yakni meraih 15 kemenangan dan 1 hasil imbang tanpa sekalipun menelan kekalahan.
Namun, rekor apik tersebut tak boleh dijadikan patokan utama.
Terlebih, Kamboja telah lebih dulu merasakan atmosfer laga di ajang Piala AFF 2021 usai berduel dengan Malaysia.
Kendati menuai hasil mengecewakan, setidaknya dalam hal pengalaman, mereka lebih unggul.
“Tentu saja kami tak akan menyerah (usai dikalahkan Malaysia).

Ada banyak sisi positif yang bisa kami ambil dari laga tersebut,” ucap pelatih Ryu Hirose, dilansir laman resmi AFF.
Dalam laga kontra Malaysia tersebut, skuad berjuluk Angkor Warrior mampu tampil apik.
Sepanjang 90 menit permainan, anak asuh Ryu Hirose mampu menguasai 57 persen penguasaan bola.
Upaya menyerang yang dilakukan mereka juga cukup intens dengan catatan 10 tembakan dan 10 tendangan pojok.
“Kami tidak akan menyerah dan kami melihat ada banyak poin (yang bisa didapatkan) selama kami dapat mempertahankan penguasaan bola dan ini merupakan sesuatu yang belum dapat kami lakukan sebelumnya,” sambungnya.
Dari segi kualitas skuad, Timnas Indonesia juga lebih diunggulkan ketimbang Kamboja.
Pelatih Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa pasukannya sedang dalam kondisi apik jelang laga nanti.
“Para pemain terus berusaha keras agar siap saat menghadapi Kamboja di laga pertama. Perkembangan para pemain cukup bagus. Hal itu akan menjadi modal bagi kami untuk meraih kemenangan,” kata Shin soal kondisi anak asuhnya.
Shin Tae-yong bakal menurunkan skuad terbaiknya di laga nanti.







