JELANG Muktamar NU 2021, Gus Yaqut Ingin Ada Regenerasi, KH Said Aqil: Kalau Saya Kepilih Cari Jajaran Muda

Pria yang juga menjabat Menteri Agama itu lantas menjelaskan, hal ini berdasarkan Rakornas GP Ansor bahwa regenerasi mutlak dilakukan.

“Sebagai Ketua Umum GP Ansor sikap saya atas pilihan di Muktamar NU 17-19 Desember 2021, sangat jelas, karena didasarkan pada keputusan Rakornas. Regenerasi mutlak dilakukan,” kata Gus Yaqut di akun resminya @YaqutCQoumas sebagaimana dilihat KOMPAS TV, Minggu siang (5/11).

Gus Yaqut yang merupakan adik dari Gus Yahya bahkan secara tersirat untuk mendukung kakaknya itu untuk maju sebagai calon ketua PBNU.

Gus Yahya sendiri digadang-gadang jadi penantang paling kuat Said Aqil Siradj sebagai salah satu ketua PBNU.

“Sebagai saudara kandung muda, Allah Yarham Abah mengajarkan untuk tidak menentang dan bertentangan sesama saudara. Apalagi saudara lebih tua. Ikuti dan dukung sebisanya,” tambah Gus Yaqut.

Menolak Jabatan Menag akan Terlibat Kontestasi Muktamar

Gus Yaqut juga menolak jabatannya sebagai menteri agama dianggap ikut memengaruhi jalannya muktamar nanti.

“Sebagai pembantu Presiden, saya tidak terlibat dalam kontestasi karena memang negara hanya bersifat fasilitasi atas kegiatan dan dinamika Ormas. Kalau sampai di sini nggak paham juga, mungkin kita perlu ngopi lebih banyak dan piknik lebih jauh.

Satu hal yang menarik dari cuitan Gus Yaqut adalah, ia sepertinya membocorkan jadwal pasti muktamar.

Dalam keputusan resminya, muktamar akan digelar 23-25 Desember, tapi karena efek PPKM Level 2 yang diberlakukan sehari setelah Muktamar, maka terjadi debat terkait maju-mundur Muktamar.

Di cuitan itu, Gus Yaqut menyebut tanggal 17-19 Agustus 2021 sebagai jadwal muktamar, alih-alih tanggal resmi Muktamar dari panitia.

Jadi, apakah Muktamar jadi tanggal itu? Belum ada yang tahu pasti.

Satu hal yang pasti, cuitan terbuka Gus Yaqut ini membuka kotak pandora terkait dukungan GP Ansor yang selama ini cuma tersirat dan terkesan diam-diam terhadap Gus Yahya sebagai calon ketua PBNU pengganti Said Aqil Siradj.

Said Aqil Siraj Tegaskan Tak Terobsesi untuk Pilpres 2024

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj menegaskan dirinya tak terobsesi maju dalam kontestasi politik di Pemilu 2024, termasuk soal Pilpres.

“Enggak ada obsesi seperti itu, tidak ada, karena saya bukan maqomnya. Bukan bidangnyalah sebagai pejabat politik,” ujarnya di Kawasan Matraman Timur, Jakarta, Rabu (8/12/2021).