Kronologi Pencobaan Penculikan
Munawarah (40), warga Jalan Alalak Utara RT 13, bagai disambar petir.
Bagaimana tidak, anaknya M (9), pelajar kelas 3 SDN 1 Alalak Utara, nyaris jadi korban penculikan, Senin (6/12/2021) sekitar pukul 09.00 Wita.
Pengakuan tersebut diceritakan Munawarah, Selasa (7/12/2021) siang di rumahnya.
Awalnya, menurut Munawarah, ia mengantarkan sang anak ke sekolah Senin pagi.
“Dia saya antar jemput jalan kaki kalau ke sekolah,” buka wanita itu.
Tak biasanya, saat di jalan itu, adik M yang masih balita malah merengek meminta jajan ke warung yang mereka lewati.
“Saya mampir sebentar ke warung untuk jajan, si M jalan duluan,” lanjutnya.
Rupanya hal tak terduga terjadi, di mana saat ibu M sedang mampir ke warung, seorang wanita berusia sekitar 20-30an, memperlambat motornya dan menyejajarkan posisi dengan bocah itu.
M pun ditawari untuk dibonceng oleh si wanita bermotor matic itu.
Meski sudah menolak, namun tanpa disadari M ternyata sudah berhasil dinaikkan ke motor.
“Seperti dihipnotis begitu, makanya dia tidak sadar sudah naik ke motor orang itu,” jelas Munawarah.
“Pas sampai di sekolah pun anak saya ngeluh, pusing kepalanya,” lanjutnya.
Beruntung kala itu ada Siti Khadijah, tetangga Munawarah yang juga sedang mengantar anaknya ke sekolah yang sama menggagalkan aksi itu.
Diungkapkan Munawarah, tetangganya itu sempat menggagalkan si wanita untuk membawa M.
“Sempat terjadi tarik-tarikan juga dengan wanita itu, dibantu warga lain yang meneriaki pelakunya, langsung dia kabur dan gagal bawa anak saya,” imbuhnya.
Saat ini kasus tersebut telah dilaporkan Munawarah ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com







