Tak Hadiri Rapat dengan DPRD Kalsel, PT Chonch dinilai Melecehkan Rakyat Kalsel, Supian HK Kecewa

Sahrujani menyebut soal perizinan dan dokumen studi kelayakan perusahaan, dan amdal lalu lintasnya yang disampaikan Wakil Ketua DPRD Kalsel Bang Dhin, juga menjadi salah satu yang harus dilihat kembali.

“Dari Balai Jalan Nasional juga akan ada tindakan cepat 2021 untuk perbaikan ruas jalan Pariwara-Palampitan. Dan pada 2022 ada anggaran Rp 34 miliar perbaikan. Itukan dari infrastruktur dan terkait tugas kami di Komisi III,” katanya.

BACA JUGA :
Supian HK Harapkan Pokir DPRD Dapat Dijadikan Landasan Penyusunan RPJMD Kalsel 2021-2026

Sedangkan mengenai angkutan, tonase dan sebagainya, tambah Sahrujani itu terkait pihak-pihak lain.

“Kita akan mengundang kembali PT Conch dan asosiasi-asosiasinya untuk menjelaskan seperti apa duduk permasalahan yang sebenarnya,” katanya.

Sahrujani juga mengaku tidak tahu alasan pihak PT Conch tidak hadir di rapat kali ini, padahal undangan dari DPRD Kalsel sudah mereka terima.

“Walahwuallam, tidak ada konfirmasi, padahal surat sudah sampai. Surat dikirim tanggal 3 Desember dan ada tanda terimanya,” kata wakil rakyat dari Partai Golkar.

Menurut Sahrujani, pihaknya masih melihat itikad baik, mungkin PT Conch tidak hadir karena kesibukan dan lain sebagainya.

“Tentunya kita berharap mereka akan datang, sesuai dengan surat yang akan kita kirim kembali,” ujarnya.

Sahrujani mengatakan, sebenarnya persoalan sanksi pelanggaran tonase sudah sering dilakukan oleh pihak berwajib Dirlantas Polda kepada armada angkutan semen PT Conch.

“Petugas melakukan penilangan sebanyak 155 kali dalam kurun Juli Desember 2021, jadi mereka sudah melakukan tindakan, tetapi angkutan semen kucing-kucingan,” katanya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi III Rosehan NB mengingatkan agar PT Conch dan asosiasinya harus datang pada rapat kedua.

“Kalau tidak datang, apa sanksi yang akan diberikan kepada mereka,” katanya.

Penulis : Eep
Editor : Elpian