Guru Bejat Kembali Makan Korban, Kini Guru Agama di Cilacap Cabuli 15 Siswinya, Diimingi Bakal Diberi Nilai Nagus

CILACAP, KALIMANTANLIVE.COM – Setelah kasus menghebohkan guru pesantren di Cibiru, Bandung, Jawa Barat memperkosa 12 santriwatinya hingga memiliki 9 anak, kini kasus serupa terjadi di Cilacap, Jawa Tengah.

Oknum guru agama sekolah dasar (SD) di Cilacap, ini mencabuli 15 murid perempuan.

Korban diiming-imingi nilai bagus, oleh oknum guru berinisial MAYH (51) untuk melancarkan aksi bejatnya kepada anak-anak tak berdosa tersebut.

“Kamu akan mendapatkan nilai (pelajaran) agama yang bagus,” kata MAYH seperti diutarakan Kasatreskrim Polres Cilacap, AKP Rifeld Constatien Baba.

MAYH merupakan seorang guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap.

# Baca Juga :FAKTA Terbaru Guru Pesantren di Bandung Perkosa 12 Santriwati, 9 Bayi Dilahirkan, Korban ke-12 Lahirkan 4 Bayi

# Baca Juga :Tak Hanya Diperkosa Guru Pesantren, Santriwati Juga Dipaksa Jadi Kuli Bangunan, Anak-anaknya Dimanfaatkan untuk Cari Uang

# Baca Juga :Gubernur Ridwan Kamil Marah Tahu Oknum Guru Rudapaksa 12 Santriwati di Bandung, Ada yang Hamil bahkan Melahirkan 8 Bayi

# Baca Juga :Percobaan Penculikan Pelajar SD di Banjarmasin Jadi Perhatian Disdik Banjarmasin, Totok Sebut Hal Ini

Mulanya, kelakuan bejat MAYH terbongkar lantaran adanya pengaduan korban berinisial RA (9), Sabtu (20/11/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.

RA membocorkan kejadian pahit yang dialaminya oleh MAYH kepada orangtua.

Orangtua RA kemudian membuat laporan ke Polsek Patimuan.

Selanjutnya, Polsek Patimuan dan Polres Cilacap melakukan pendalaman terkait kasus ini.

Dijelaskan, Rifeld awalnya hanya ada satu siswi yang melapor namun lama kelamaan, korban bertambah bukan hanya satu orang.

“Tim kemudian menggali lagi dan melakukan pengembangan.”

Setelah dicek ternyata ada siswi lain yang mengalami hal serupa, jumlahnya ada 15 anak,” urai Rifeld, Kamis (9/12/2021).