Dirut Bank Kalsel Hanawijaya Sampaikan Strategi Capai Target Modal Inti Rp 3 Triliun di DPRD

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Direktur Utama (Dirut) Bank Kalsel Hanawijaya memaparkan strategi yang akan dilakukan untuk mencapai target modal inti sebesar Rp 3 triliun pada akhir tahun 2024 di DPRD Kalsel, Kamis (16/12/2021).

“Kita optimistis target modal inti akan tercapai asalkan melakukan skenario yang telah disampaikan dan mendapat dukungan penuh dari Pemprov Kalsel dan DPRD Kalsel,” katanya usai rapat bersama Komis II DPRD Kalsel, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bakeuda dan Biro Ekonomi Pemprop Kalsel.

BACA JUGA:
Dirut Bank Kalsel Hanawijaya Ungkap 3 Strategi untuk Penuhi Modal Inti Minimum Rp 3 Triliun di 2024

BACA JUGA:
Hanawijaya Calon Direktur Utama Bank Kalsel, Sekda Kalsel Roy Rizali Anwar : Sudah Disetujui OJK

Dalam rapat, Ketua Komisi II DPRD Kalsel Bidang Ekonomi dan Keuangan Imam Suprastowo meminta kejelasan dari jajaran Direksi Bank Kalsel, dalam upaya memenuhi ketentuan target modal inti minimum (MIM) sebesar Rp 3 triliun pada tahun 2024 sebagaimana ketentuan UU atau peraturan OJK.

Seperti diketahui, modal inti Bank Kalsel hingga saat ini baru sebesar Rp1,9 triliun yang berarti sisa untuk memenuhi target atau ketentuan MIM masih sebesar Rp1,1 triliun.

Hanawijaya menjelaskan, kebutuhan modal inti Bank Kalsel Rp 3 triliun ditargetkan tercapai pada 2024, utamanya dari mekanisme internal, yang meliputi laba ditahan, cadangan dan modal disetor.

Untuk pemenuhan tersebut kata Hanawijaya, diharapkan tambahan modal disetor dari Pemprov Kalsel.

“Pertama Rp 251, 87 M dengan skenario menggunakan APBD murni 100 persen. Kedua sebesar Rp 212,14 M, setelah kombinasi skenario revaluasi aset dan pengembalian dividen 100 persen,” ujarnya.

Menurut dia, Pemprov Kalsel juga dapat menyetor tambahan modal melebihi porsi yang telah disepakati dengan persetujuan dari pemegang saham lain.