NATAL dan Tahun Baru 2022 Masih 2 Pekan, Namun 37 Ribu WNI Sudah Kabur ke Luar Negeri

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Sebanyak 37.214 Warga Negara Indonesia (WNI) sudah terbang ke keluar negeri padahal Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 masih sekitar 2 pekan lagi.

Hal tersebut sesuai data di Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Data itu merupakan perlintasan keluar-masuk Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta periode 1-16 Desember 2021.

Sementara WNI yang tiba di Indonesia dari luar negeri tercatat sejumlah 40.557 orang.

“Untuk WNI, tercatat kedatangan sebanyak 40.557 dan keberangkatan sebanyak 37.214, sehingga total perlintasan WNI yaitu 77.771,” kata Kepala Sub Bagian Humas Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham, Ahmad Nursaleh dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/12).

# Baca Juga :BAKAL Ada 11 Juta Warga Indonesia akan Liburan Natal dan Tahun Baru 2022, Ini yang Dilakukan Pemerintah

# Baca Juga :PPKM Level 3 Batal, Ini Poin-poin Aturan Terbaru Saat Natal dan Tahun Baru 2022

# Baca Juga :Satgas Covid-19 Kalteng Diaktifkan Lagi, Misinya Cegah Penyebaran Covid-19 di Masa Natal dan Tahun Baru

# Baca Juga :Satgas Covid-19 Kalteng Diaktifkan Lagi, Misinya Cegah Penyebaran Covid-19 di Masa Natal dan Tahun Baru

Adapun Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada periode yang sama sebanyak 13.931 orang.

Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno Hatta juga mencatat WNA yang keluar dari Indonesia sebanyak 14.421 orang. Sehingga total perlintasan WNA yaitu 28.352 orang.

“Dari angka tersebut, didapatkan jumlah perlintasan masuk-keluar WNI dan WNA sejak awal Desember hingga hari ini adalah 106.123,” tutur Ahmad.

Kepergian dan kedatangan ribuan WNI dan WNA tersebut terjadi di tengah ancaman varian baru Covid-19 Omicron.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kemarin mengumumkan pasien pertama positif Covid-19 varian Omicron.

Kasus tersebut dideteksi pada seorang petugas pembersih di Wisma Atlet setelah sebelumnya positif Covid-19 melalui tes PCR.

Hasil spesimen petugas berinisial N tersebut kemudian dibawa di Balitbangkes pada 10 Desember untuk diperiksa menggunakan metode whole genome sequencing (WGS) dan diketahui positif Covid-19 varian Omicron pada Rabu (15/12).

Pasien N kini masih menjalani isolasi mandiri di RSDC Wisma Atlet kendati telah negatif Covid-19 dari hasil tes kedua kali.