KALIMANTANLIVE.COM – Perkembangan data hingga Kamis kemarin (16/12/2021) kemarin terkait gempa bumi di Provinsi Sulawesi Selatan, ribuan warga mengungsi disejumlah titik di dua kecamatan.
Dari catatan pemerintah setempat, lebih dari empat ribu warga Kabupaten Selayar masih mengungsi pasca gempa M7,4.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Selayar menginformasikan sebanyak 4.838 jiwa mengungsi akibat gempa yang terjadi pada dua hari yang lalu (14/12).
Mereka tersebar di 34 titik pengungsian di Kecamatan Pasimarannu dan Pasilambena.
# Baca Juga :Gempa M 5,1 Guncang Jember, 27 Rumah hingga Pesantren Rusak, BPBD: Ada 5 Kecamatan Terdampak
# Baca Juga :Gempa M 7,4 Guncang NTT, Warga Panik & Selamatkan Diri ke Tampat Tinggi, BMKG Sempat Bilang Berpotensi Tsunami
# Baca Juga :BREAKING NEWS Gempa Magnitudo 7,4 Guncang NTT, Kepulauan Selayar Rusak Parah, Ini Penjelasan BMKG
# Baca Juga :GEMPA Bumi Berkekuatan 5,2 SR Melanda Kecamatan Larantuka NTT Selasa 8 Desember 2021 Dini Hari
Sebaran titik pengungsian di Kecamatan Pasimarannu berada di Mintu’u 6 titik dengan jumlah penyintas terbanyak, yaitu 2.200 jiwa.
Sedangkan di Lambego 6 titik dengan 900 jiwa, Lakawu 3 titik 500 jiwa, Puncak Majapahit 1 titik 250 jiwa, Lamantu 6 titik 200 jiwa dan Langundi 1 titik 50 jiwa.
Pada Kecamatan Pasilambena, BPBD mengidentifikasi di Desa Lembangmatene 1 titik 200 jiwa, Latokdo Timjur 1 titik 192 jiwa, Kalaotoa 8 titik 300 jiwa, Barumbung 1 titik 46 jiwa.
“BPBD melaporkan tidak ada korban jiwa akibat gempa yang terja









