“Kalau minyak curah juga sama, per jerigen naik Rp3.000 sampai Rp5.000,” ucap Sulis.
Harga minyak goreng di Pasar Palmerah kini dibanderol Rp20 ribu per kilogram.
Naik dari harga sebelumnya Rp15 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga minyak goreng kemasan naik Rp3 ribu rupiah menjadi Rp20 ribu per liter.
Tidak hanya minyak goreng, harga bahan pokok lainnya juga ikut naik jelang natal dan tahun baru.
Harga CPO Naik
Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan, meyakini harga minyak goreng akan turun diperlkirakan di awal tahun depan, mengikuti turunnya harga minyak sawit atau Crude Palm Oil (CPO).
Pemerintah mengklaim distribusi minyak goreng kemasan dengan harga terjangkau 1,3 juta liter di 18 provinsi , bekerja sama ritel modern dan operasi pasar beserta Pemda.
“Sebentar lagi turun, yang ada sekarang itu adalah pasokan kemarin waktu harga CPO naik.
Ini (sudah) ada turun dikit,” jelas Oke Nurwan masih dikutip dari Live Streaming Kompas TV.
Harga minyak goreng mahal terjadi karena tingginya harga CPO.
Kenaikan CPO di pasar dunia terutama disebabkan oleh menipisnya pasokan.
Dua negara penghasil CPO terbesar dunia, Indonesia dan Malaysia, disebut mengalami penurunan produksi.










