Kasus Omicron Merajalela di Amerika Serikat, Kalahkan Varian Delta, Kuasai 73 Persen Kasus Positif Covid-19

“Kita harus merujuk pada banyak rawat inap dan banyak penyakit parah dari Omicron (untuk mengetahui tingkat bahaya tadi),” tambahnya.

Mengingat keberadaan Delta dan Omicron yang kini berdampingan, beberapa pakar kesehatan mendesak masyarakat AS untuk mendapatkan vaksinasi lengkap atau booster untuk melindungi diri dari infeksi virus.

Beberapa kota AS juga memutuskan memperketat perbatasan mereka. Beberapa di antaranya ialah New York dan Washington, DC.

Sebelumnya, Walikota Distrik Colombia, DC, Muriel Bowser mengumumkan mandat menggunakan masker di dalam ruangan. Kebijakan ini berlaku pada Selasa (21/12) hingga Senin (31/1).

Kebijakan diumumkan kala DC sempat mengalami rekor kenaikan kasus harian Covid-19 sejak awal pandemi di wilayah itu.

Di wilayah lain, Walikota New York Bill de Blasio mengatakan bahwa kotanya tengah mengetes lebih banyak orang dibandingkan sebelumnya untuk mendeteksi penyebaran Covid-19.

Tak hanya itu, de Blasio menuturkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan pemerintah federal dan sektor swasta untuk mendapatkan lebih banyak alat uji Covid-19. Otoritas juga tengah mengupayakan lebih banyak alat tes Covid-19 yang bisa dilakukan di rumah untuk memberikan alternatif lain pada masyarakat.

Selain itu, De Blasio juga turut menyinggung perayaan Tahun Baru di Times Square. Ia mengatakan bahwa pemerintah tengah mempertimbangkan perayaan tersebut mengingat penyebaran Omicron, dan perubahan yang diputuskan akan disampaikan sebelum Natal.

Saat ini, kegiatan di luar ruangan pun masih dijadwalkan berjalan dan seluruh tamu harus mendapatkan vaksinasi lengkap.

editor : NMD
sumber : CNN Indonesia