“Kami dari Al Insani Travel insya allah akan memberangkatkan calon jamaah umroh pada akhir Februari 2022. Mohon daa restunya,” pungkas Saridi.
H Fakhrul Rizani A, Direktur Kaltrabu, mengatakan, pihaknya juga mengikuti aturan atau regulasi pemerintah, walaupun ada sedikit rasa kecewaan karena perjalanan keluar negeri lainnya masih ada yang dibolehkan, sedangkan Umrah Perdana yang dijadwalkan 23 Desember 2021 mengalami penundaan.
“Padahal mereka yang akan berangkat ini adalah perwakilan dari delapan asosiasi penyelenggara umrah dan haji dan para pimpinan travel atau utusan dari masing masing PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah),” paparnya.
Pihaknya mengaku tidak dirugikan, tapi tiket pesawat domestik yang sudah dipersiapkan harus terkena biaya pembatalan karena di-refund mendekati hari H.
“Atas penundaan ini kami belum bisa menjajaki persiapan rekanan kita di Saudi, perubahan-perubahan apa aja mengenai akomodasi dan sarana,” tandasnya.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com







