Alasan Wali Kota Fairid Naparin Meniadakan Perayaan Tahun Baru di Kota Cantik Palangkaraya

PALANGKARAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Untuk mencegah meningkatnya jumlah positif Covid-19 di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin, mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor 360/1572/SATGASCOVID-19/BPBD/XII/2021 tentang pencegahan dan penanganan Covid-19.

Poin penting dalam SE tersebut adalah meniadakan berbagai kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan di bundaran besar, taman-taman kota dari tanggal 31 Desember 2021 sampai dengan 1 Januari 2022.

Perayaan tahun baru 2022 sedapat mungkin dilakukan masing-masing atau bersama keluarga, menghindari kerumunan dan perjalanan, melakukan kegiatan di lingkungan masing-masing yang tidak berpotensi menimbulkan kerumunan.

# Baca Juga :FAKTA Pernikahan Wali Kota Palangkaraya Fairid Nafarin, dari Mandi-mandi Ala Adat Banjar hingga Khataman Quran

# Baca Juga :Pria Palangkaraya Ini Tak Berkutik Ketika Rumahnya Digelebah Polisi, Ditemukan 18 Paket Sabu

# Baca Juga :Sering Dikunjungi Wisatawan Luar Daerah, Pasar Blauran, Surga Pemburu Barang Murah di Palangkaraya

# Baca Juga :Truk Tanpa Muatan Lepas Kendali dan Tabrak Pembatas Jalan di Palangkaraya, Sopir Diduga Mabuk

Melarang adanya pawai dan arak-arakan tahun baru serta pelarangan acara Old and New Year baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Serta yang bukan ibadah Nataru namun dapat menimbulkan kerumunan dilakukan dengan protokol kesehatan serta dihadiri tidak lebih dari 50 orang.

Membatasi kegiatan masyarakat dari tanggal 20 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Temasuk kegiatan seni budaya dan olah raga yang dapat berpotensi menimbulkan penularan Covid-19 dilakukan tanpa penonton.

Wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi pada saat masuk dan keluar dari mall/pusat perbelanjaan serta hanya pengunjung dengan kategori hijau yang diperkenankan masuk.

“SE itu dan berlaku sejak tanggal 20 Desember lalu, agar dapat diperhatikan oleh masyarakat Kota Palangkaraya,” ujar Ketua Tim Satas Covid-19 Kota Palangkaraya Emi Abriyani.