Sahrujani mengatakan sosialisasi Perda kali ini disampaikan kepada pemuda Barisan Pemadaman Kebakaran (BPK) maupun relawan.
“Kebanyakan peserta dari anggota BPK yang ada di kecamatan Alalak, Batola merupakan para pemuda. Ini sesuai dengan Perda Kepemudaan yang kami sosialisasikan,” ujarnya.
Perda Tentang Kepemudaan sangat penting agar daerah memiliki konsep mengenai pemberdayaan kepemudaan yang terencana, terarah, terpadu, dan berkelanjutan.
BACA JUGA:
Sosper di Pelaihari, Ketua DPRD Kalsel Berharap Penanggulangan Bencana Sektor Pertanian Kian Optimal
Masalah kepemudaan juga menjadi perhatian serius daerah supaya memiliki konsep bagaimana membentuk pemuda yang berdikari, bisa berkolaborasi dan bersatu.
“Dengan semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan memahami Perda Kepemudaan ini, saya optimistis dalam menghadapi persaingan global peran pemuda sudah siap,” katanya.
Anggota BPK Alalak, Rahmadi mengatakan, dirinya baru mengetahui adanya Perda Tentang Pemberdayaan dan Pengembangan Kepemudaan ini setelah mengikuti Sosper bersama anggota DPRD Kalsel hari ini.
“Baru saat ini kami tahu Kalsel memiliki Perda Tentang Kepemudaan. Banyak manfaat yang bisa diambil dan diterapkan dalam kegiatan sehari-hari, salah satunya kami sebagai pemuda, relawan pemadam kebakaran,” ujarnya.
Penulis : Eep
Editor : Elpian








