Hasanuddin Murad Ingatkan Masyarakat Kalsel Agar Selalu Siap dan Waspada Bencana

Ia mengatakan dengan sosper tersebut masyarakat dapat memahami kepada siapa saja melaporkan dan mengadu untuk menyelesaikan permasalahan.

Kemudian, kendala yang dihadapi masyarakat bisa menggunakan dana desa, ataupun menggunakan corporate social responsibility (CSR) perusahaan yang ada di wilayah Barito Kuala.

“Yang terpenting ada semangat untuk mengatasi bencana yang terjadi di kawasannya,” tambah mantan Bupati Barito Kuala.

BACA JUGA:
Hasanuddin Murad Imbau Masyarakat dan Pelaku Usaha Dalami Perda Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Perkebunan

Sementara itu, mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Kuala, Sumarno mengakui, Kabupaten Barito Kuala telah menetapkan status darurat bencana banjir, cuaca ekstrim dan angin puting beliung.

“Banjir rob sudah melanda kawasan pinggiran Sungai Barito, mulai dari Tabunganen, Tamban, Mekar Sari, Tabukan hingga Marabahan,” kata Sumarno.

Namun banjir rob ini tidak tidak terlalu berdampak, karena cepat datang dan juga surut. “Nah, kalau banjir kiriman dari Kabupaten Banjar dan Tapin inilah yang bisa menggenangi cukup lama,” ujarnya.

Ahmadi, anggota BPK Alalak yang mengikuti Sosper Hasanuddin Murad mengatakan, banyak hal baru yang diatur dalam Perda Penanggulangan Bencana.

“Selama ini kami tidak tahu penanganan dan penanggulangan bencana sudah ada peraturan atau perdanya,” ujarnya.