Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD HST, Budi Haryanto, menjelaskan, tim gabungan pada hari kedua pasca bencana telah membawa mesin penyemprot, selang serta peralatan lainnya dan telah sampai di titik sumbatan.
Menurutnya hujan terus menerus membuat pembersihan tak bisa diselesaikan. Selain faktor cuaca, juga faktor keselamatan dan kurangnya perbekalan logistik.
“Ssehingga personel ditarik mundur. Selanjutnya, melihat situasi dan kondisi di lapangan dan koordinasi dengan pihak terkait,” ucap Budi.
editor : NMD
sumber : kalteng.tribunnews.com







