Jalannya pertandingan Lorient vs PSG
PSG yang bertabur bintang tampil ofensif sejak wasit membunyikan peluit tanda kick-off. Trisula maut klub ibu kota Perancis tersebut, Angel Di Maria, Mauro Icardi dan Lionel Messi, kerab menebar ancaman.
Pada menit kedua PSG sudah mengancam gawang Lorient. Icardi melepaskan tendangan voli, tetapi tak menemui sasaran.
Ancaman berlanjut pada menit ke-27 saat Messi nyaris menjebol jala gawang tuan rumah. Sayang, si kulit bulat hanya membentur tiang sehingga selamatlah Lorient dari kebobolan.
Di Maria pun sangat merepotkan barisan pertahanan Lorient. Aksi individu pemain asal Argentina ini, yang merupakan kompatriot Messi, membuat lawan harus bekerja ekstra keras menghalaunya.
Meski demikian, Lorient pun memberikan perlawanan yang setimpal. Terbukti, mereka memperoleh peluang emas pada menit ke-16 saat Terem Moffi berada dalam situasi satu lawan satu melawan kiper PSG, Keylor Navas.
Namun, sang penyerang gagal menghasilkan gol. Navas, mantan kiper Real Madrid, melakukan penyelamatan gemilang sehingga gawangnya tidak kebobolan.
Kerja keras Lorient berbuah manis saat babak pertama tersisa lima menit. Gelandang Thomas Monconduit berhasil mencetak gol pada menit ke-40, memanfaatkan assist Enzo Le Fee.
Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
PSG asuhan Mauricio Pochettino tetap agresif pada babak kedua. Mantan bek Real Madrid, Sergio Ramos, masuk menggantikan Nuno Mendes.
Namun upaya mereka tetap menemui jalan buntu. Kerja sama Messi-Di Maria hanya menghasilkan ancaman serius karena gagal berbuah gol pada menit ke-56. Padahal, ini merupakan kans yang sangat bagus bagi Di Maria.
Messi pun gagal mencetak gol saat memperoleh peluang pada menit ke-81. Kiper Lorient, Paul Nardi, mampu membendung tembakan eks penyerang Barcelona itu sehingga hanya menghasilkan tendangan pojok.
Di tengah upaya mengejar ketinggalannya, PSG justru harus bermain dengan 10 orang. Sergio Ramos menerima kartu kuning kedua pada menit ke-85 karena melanggar Terem Moffi.










