Tiga Herbal yang Menjaga Daya Tahan Tubuh di Musim Pancaroba

kalimantanlive.com – Selain risiko pancaroba, Indonesia juga telah mengkonfirmasi kehadiran varian terbaru Covid-19 Omicron yang penularannya lebih cepat dari varian-varian sebelumnya.

Musim pancaroba, di mana perubahan cuaca ekstrem ini dapat memudahkan virus dan bakteri untuk berkembang dan menyebabkan berbagai penyakit yang dapat menyerang semua usia.

Misalnya saja ISPA atau infeksi saluran napas akut, demam berdarah dengue (DBD), diare, dan flu.

Untuk menghadapi kedua risiko ini, masyarakat harus selalu waspada dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh melalui cara mudah dan praktis dengan mengonsumsi kombinasi herbal, di antaranya habbatussauda, meniran, dan jahe.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si (Herbal), mengatakan bahwa sistem imun merupakan kunci dalam menjaga kesehatan di musim pancaroba.

BACA JUGA: INNALILLAHI, Youtuber Tertua Mbah Minto Klaten Berpulang, Lucu dan Kerap Jadi Trending, Ganjar Berduka

Ia menyebut bahwa tingkat keparahan infeksi dipengaruhi oleh 3 hal, yaitu patogenisitas, jumlah mikroorganisme, dan sistem imun tubuh manusia.

“Salah satu upaya untuk memelihara dan meningkatkan sistem imun adalah dengan mengonsumsi herbal seperti habbatussauda, meniran, dan jahe,” ungkapnya Rabu (22/12/2021).

Lebih lanjut, dr. Inggrid menjelaskan bahwa habbatussauda kaya akan asam amino dan antikosidan, sehingga mampu mencegah berbagai penyakit yang bersifat inflamasi.

Selain itu, kandungan thymoquinone pada habbtussauda memiliki fungsi untuk membentuk dan memperkuat kekebalan tubuh.

Kandungan thymoquinone dalam habbatussauda juga memiliki potensi menghentikan aktivitas virus corona dalam tubuh, serta mampu memblokir badai sitokin yang merupakan komplikasi pada pasien Covid-19.

Sedangkan meniran diketahui mengandung zat aktif phyllanthin dan flavonoid yang berfungsi sebagai imunostimulan atau mengoptimalkan fungsi pertahanan tubuh.

Sementara itu, jahe dapat meredakan penyakit yang sering muncul saat pancaroba, yaitu flu dan masuk angin.

BACA JUGA: Sisihkan Gaji, Anggota DPRD Kalsel Haji Zanie Sumbang Tiket Umrah untuk Nakes dan Warga Banjar

“Hal ini karena minyak atsiri dalam jahe memberikan sensasi hangat ke seluruh tubuh. Ketiga herbal ini aman dikonsumsi dalam jangka waktu lama,” jelasnya lagi.

Chief Business Development and R&D PT Deltomed Laboratories, apt. Drs. Victor S. Ringoringo, S.E., M.Sc. mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu repot meracik kombinasi ketiga herbal tersebut karena sekarang sudah bisa didapatkan pada produk Antangin Habbatussauda.

Antangin Habbatussauda aman dikonsumsi oleh anak di atas 6 tahun sampai dengan lansia.

Orang dewasa dan lansia dapat mengonsumsi 1 sachet Antangin Habbatussauda sebanyak 3 kali sehari.

Sementara, anak 6 – 12 tahun dapat dikonsumsi ½ sachet 3 kali sehari.

(M Khaitami/suara.com)