SAN DIEGO, KALIMANTANLIVE.COM – Petugas dan pengunjung Kebun Binatang San Diego, Amerika Serikat (AS) sedih, pasalnya seekor orang utan jantan mati pada Rabu (22/12/2021).
Satu, nama orang utan tersebut mati di usia 26 tahun.
Kebun binatang mengumumkan kematian Satu di media sosial pada Kamis (23/12/2021).
Pihak kebun binatang mengatakan penyebab kematian orang utan tersebut kemungkinan terkait dengan penyakit kanker.
Satu selama ini telah berada di bawah perawatan dokter hewan karena penyakit serius.
# Baca Juga :Evakuasi Induk dan Bayi Orangutan Jadi Tontonan Warga Desa Bapanggang Raya Kotim
# Baca Juga :Warga Desa Bapanggang Raya Kotim Resah, Induk dan Anak Orangutan Berkeliaran dan Makan Hasil Kebun
# Baca Juga :SADIS! Usai Pukul Pakai Serutan Es, Seorang Anak Gantung Ayahnya Hingga Tewas, Hanya Karena Masalah Ini
# Baca Juga :Ditegur saat Menggeber Motor, Seorang Sopir Menganiaya Pelajar dengan Sajam Hingga Tewas
Tapi, orang utan ini kolaps dan tidak dapat diresusitasi.
Kebun Binatang San Diego menyebut Satu sebagai “kera yang sangat dicintai” dan “primata karismatik”.
Satu lahir di kebun binatang pada tahun 1995.
Orang utan ini memiliki dua anak.
Anak Satu yang jantan dinamai Cinta, sedangkan anak perempuannya dinamai Aisha.
“Satu dikenal sabar, ingin tahu, menarik, dan sensitif. Dia akan sangat dirindukan oleh spesialis perawatan satwa liar, tim medis, sukarelawan, dan para pengunjung,” tulis pernyataan Kebun Binatang San Diego sebagaimana dikutip dari Associated Press, Sabtu (25/12/2021).










