FAKTA Banjir di Palembang, Korban Banjir Berjatuhan dari Pengmudi Ojol hingga Dosen UIN Tewas Tersengat Listrik

KALIMANTANLIVE.COM – Hujan lebat yang turun cukup lama sejak Sabtu (25/12) dini hari membuat Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) dilanda banjir.

Banjir yang merendam Kota Palembang itu sudah memakan korban jiwa.

Korban banjir adalah Sulasih (47) di kawasan Jalan Dipo, Lorong Sulawesi, Kelurahan Kertapati yang meninggal dunia akibat terseret banjir.

Sulasih adalah pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam ‘Asosiasi Driver Online-ADO’ Palembang.

Selain Sulasih, korban lain adalah Azili (53) di Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarame yang meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik pada saat rumahnya terendam banjir.

Korban banjir itu adalah Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

# Baca Juga :Warga Khawatir Datang Banjir Bandang Akibat Tanah Longsor Tutupi Sungai di Pantai Mangkiling Kalsel

# Baca Juga :Banjir Bandang Terjang Sejumlah Negara Bagian di Malaysia, Renggut 27 Nyawa

# Baca Juga :Tahanan di Polsek Martapura Barat Dievakuasi ke Rutan Polres Banjar Gara-gara Banjir Genangi Halaman Kantor

# Baca Juga :Ketua DPRD Kalsel Supian HK : Semoga 2022 Covid-19 Melandai dan Musibah Banjir Tidak Terulang

Mengutip Antara, Wali Kota Palembang Harojoyo mengatakan hujan yang turun cukup ekstrem sehingga terjadi genangan air yang cukup tinggi di sejumlah kawasan permukiman penduduk dan jalan protokol.

Sejumlah kawasan permukiman penduduk dan beberapa ruas jalan protokol di Kota Palembang, Sumatera Selatan, terendam banjir hingga sekitar 50 centimeter lebih akibat hujan lebat berlangsung beberapa jam sejak Sabtu (25/12) dini hari hingga pagi.

Hujan di Kota Palembang, yang berlangsung hingga Sabtu pukul 10.00 WIB, mengakibatkan drainase, kolam retensi dan anak Sungai Musi meluap dan merendam/menggenangi beberapa lokasi permukiman penduduk dan ruas jalan protokol.

Kawasan pemukiman penduduk yang tergenang seperti di kawasan Sekip, Demang Lebar Daun, Angkatan 66, Kertapati, Dwikora, dan beberapa ruas jalan seperti di kawasan Jalan Kolonel H Barlian, Soekarno Hatta, Basuki Rahmad, R Sukamto, Mayor Ruslan, Jalan Kapten A Rivai akses ke kantor Gubernur Sumsel, dan Jalan Supeno kawasan kambang Iwak sekitar rumah dinas Wali Kota Palembang dan sejumlah tempat lainnya.