SAMPIT, KALIMANTANLIVE.COM – Jalan rusak di Jalan arah Samuda-Ujung Pandaran kilimeter 46 Simpang Danau Desa Handil Sohor, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng membuat motor dan mobil bertabrakan.
Akibat kecelakaan lalu lintas pada Minggu (26/12/2021) seorang pengendara sepeda motor yang mengendarai Honda Revo mengalami luka-luka.
Pengendara sepeda motor Honda Revo X warna Hitam dengan nopol KH 3111 XX bernama Akhyanur (60) tahun diketahui beralamat di Kelurahan Samuda Kota RT 1 Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS) Kotim.
Dia mengalami luka lecet di kaki dan lutut sebelah kiri dan kanan, luka lecet di tangan sebelah kiri dan kanan, luka di kepala sebelah kanan dan luka di kuping sebelah kanan dalam kecelakaan satu arah tersebut.
# Baca Juga :TERUNGKAP Peran Para Terduga Teroris yang Diamankan di Kalteng, Kalsel dan Jawa Tengah, Polri: MS Sebagai Eksekutor
# Baca Juga :Innova Hajar Pagar Gereja di Palangkaraya Kalteng, Sempat Slip Lalu Hilang Kendali
# Baca Juga :Komisi I DPRD Kalimantan Selatan Dampingi FKUB Kalsel Berkunjung ke Kalteng, Ini Tujuannya
# Baca Juga :Pembuat SIM Palsu Asal Kapuas Kalteng Ditangkap Polisi, Hanya Pakai Aplikasi Ini SIM Pun Laku Hingga Rp 2,8 Juta
Korban yang mengalami luka serius akibat kecelakaan tersebut dilarikan ke pusat pelayanan kesehatan setempat untuk mendapatkan pengobatan akibat kecelakaan tersebut.
Sedangkan, kondisi kendaraan roda empat jenis Toyota Calya warna silver metalik dengan Nopol KH 1536 SD dikendarai H Syamsudinnor (52) beralamat di Jalan Begandung Komplek Masjid Jami Kelurahan Samuda Kota, Kecamatan Mentara Hilir Selatan, Kabupaten Kotim ringsek di bagian depan.
Informasi dari Sugianor salah satu warga setempat mengungkapkan, kecelakaan terjadi diduga karena pemotor saat itu secara mendadak menghindari jalan rusak aspal berlubang sehingga posisi kendaraan terlalu ketengah.
“Bersamaan dengan itu, kemudian pengendara mobil dari arah belakang tampaknya tidak bisa menghindari kendaraan yang ada di depannya diduga akibat jarak antara dua kendaraan itu terlalu dekat sehingga terjadi tabrakan,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Jaya Karya IPTU Triawan Kurniadi, membenarkan kejadian tersebut.”Kami masih melakukan penyelidikan kejadian tersebut,” ujarnya.
Informasi terhimpun, Jalan arah Sampit-Ujung Pandaran saat ini banyak terdapat lubang akibat aspal terkelupas. Padahal, jalan darat arah Sampit (Kotim) -Kuala Pembuang (Seruyan) tersebut satu-satunya penghubung dua kabupaten tersebut.
editor : NMD
sumber : kalteng.tribunnews.com







